Pertamina Tutup Pangkalan Brandan

Pertamina Tutup Pangkalan Brandan

- detikFinance
Kamis, 08 Mar 2007 09:48 WIB
Jakarta - Julukan Kota Minyak untuk Pangkalan Brandan, Sumatera Utara kini tinggal kenangan. Habisnya minyak dan gas di perut bumi Pangkalan Brandan membuat Pertamina menutup unit pengolahan di wilayah ini."Unit pengolahan Brandan stop dikarenakan tidak cukup umpan minyak mentah maupun gas, sehingga unit tidak bisa dioperasikan," kata Direktur Pengolahan Pertamina Suroso Atmomartoyo dalam pesan singkatnya kepada detikFinance, Kamis (8/3/2007).Menurut Suroso, saat ini tidak ada kegiatan di unit pertama Pertamina ini. Hanya water treatment dan genset yang beroperasi disana. Semua peralatan diposisikan dalam keadaan stand by.Sejumlah karyawan yang tadinya bekerja di unit pengolahan ini telah dipindah tugaskan ke unit Pertamina yang lain.Unit pengolahan minyak Pangkalan Brandan memiliki sejarah panjang sebagai pelopor dimulainya eksplorasi minyak di Indonesia.Pangkalan Brandan sudah ada sejak 1883, ketika konsesi pertama pengusahaan minyak diserahkan Sultan Langkat kepada Aeilko J.Zijlker untuk daerah Telaga Said dekat Pangkalan Brandan.Pada tahun 1892, kilang minyak di Pangkalan Brandan yang dibangun Royal Dutch mulai berjalan. Selanjutnya pada 1901 saluran pipa Perlak-Pangkalan Brandan selesai dibangun.Baru pada 1945, lapangan minyak sekitar Pangkalan Brandan diserahkan pihak Jepang atas nama sekutu kepada bangsa Indonesia. Sejarah Pangkalan Brandan yang panjang sempat membuat masyarakat menolak keputusan Pertamina itu. (ir/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads