PLTA Mini Untuk Listrik Sinjai

PLTA Mini Untuk Listrik Sinjai

- detikFinance
Kamis, 08 Mar 2007 16:26 WIB
Jakarta - Kabupaten Sinjai akan mendapatkan tambahan pasokan listrik dari Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) mini yang akan dibangun di desa Manipi. Terkait hal itu, PLN akan menandatangani Power Purchasing Agreement (PPA) terkait harga jual listrik dari PLTA mini Manipi pada Jumat, 9 Maret di kantor PLN Pusat. Awalnya, ada lima PLTA mini yang hendak dibangun PT Sulawesi Mini Hydro Power (SMHP), namun ternyata dua diantaranya dinilai tidak layak dilanjutkan. Menurut Humas SMHP Rayner L Adriaansz, di dua tempat itu tidak ditemukan sungai yang sesuai untuk menggerakkan turbin PLTM. "Dua lagi nggak layak karena karena nggak ada sungai. PLN salah kasih posisi," ujar Rayner di Hotel Sultan, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (8/3/2007).Sedangkan tiga sisanya adalah Manipi (10 MW), Batu Sitanduk (6 MW), dan Kadungdung (11 MW). Kesemuanya terletak di Sulawesi Selatan. Hingga kini baru Manipi yang siap ditandatangan PPA-nya, sedangkan dua lainnya masih proses riset. Manipi sendiri sudah diriset selama 3 tahun. Targetnya konstruksi pembangkit dua turbin ini bisa selesai dalam 18 bulan. Dua turbin ini masing-masing berkapasitas 3,5 MW dan 6,5 MW. Harga jual listrik yang disepakati adalah Rp 469,22/kwh. Untuk itu, SMHP berinvestasi sekitar US$ 15 juta. Selain lima proyek itu, PT Sulawesi Mini Hydro Power juga akan menandatangani MoU 2 PLTA di Alla (33 MW) dan Bonto Batu (100 MW), Sulawesi Selatan akhir Maret 2007. SHMP merupakan perusahaan patungan antara KF Gruppen asal Norwegia dan PT Bangun Guna Graha (95:5). Rencananya penandatanganan ini akan dilakukan disaksikan Presiden Susilo BY, Perdana Menteri Norwegia Jens Stoltenberg dan Duta Besar Norwegia untuk Indonesia Bjorn Blokhus. Total investasi kedua PLTA itu mencapai US$ 300 juta. Pembangunannya ditargetkan selama 2 tahun setelah tandatangan PPA. Namun hingga saat ini belum ada kepastian harga listrik dari dua PLTA tersebut. (lih/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads