Investor AS Jadikan Hang Nadim Bandara Kargo Internasional
Jumat, 09 Mar 2007 23:37 WIB
Jakarta -
Untuk menciptakan akses langsung pengiriman barang dan perdagangan dengan Amerika Serikat (AS), Badan Otorita Batam menggandeng Mid America St. Louis Airport Illinois yang dikelola oleh St Claire Country mengembangkan layanan angkutan kargo internasional di Bandara Internasional Hang Nadim Batam.Kerjasama ini dituangkan dalam penandatangan nota kesepahaman (MoU) antara Deputi Bidang Administrasi dan Perencanaan Otorita Batam Mochamad Prijanto dengan St Claire Country Board Chairman Mark A Kern dan Vice President Asia operations Evergreen Internasional Airlines Ranjit Seth, serta Chief Operating Officer Cardig International Adji Gunawan di Hotel JW Marriot, Jumat (9/3/2007). Hadir juga Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu dan perwakilan Kedubes AS untuk Indonesia."MoU ini membuka kesempatan pengembangan peluang bisnis yang lebih maju bagi Batam dan Indonesia karena tersedia akses langsung ke Amerika dan sebaliknya. Sektor industri , perdagangan maupun pariwisata Batam bahkan nasional akan terdongkrak," kata Prijanto dalam jumpa pers usai penandatanganan.Ditambahkan dia, dengan kerjasama ini, biaya ekspor dari Batam ke AS sebanyak 15 ton per hari dengan nilai US$ 188 juta pertahunnya dapat dipangkas hingga 25 persen karena pesawat yang mengangkut langsung menuju AS tanpa perlu melewati Singapura. "Lebih efisien," imbuh Prijanto.Sebagai langkah awal, Evergreen Airlines USA, perusahaan angkutan kargo udara internasional yang berbasis di Mid America St. Louis Airport akan memulai rute penerbangan Batam ke St Louis untuk pesawat jenis long range wide body aircraft. Pulau Batam dengan Mid America yang merupakan sentra distribusi di Amerika tengah memiliki kesamaan sebagai kawasan free trade zone.Langkah ini juga didukung oleh Cardig internasional, perusahaan kargo yang melayani penerbangan internasional berbasis di Indonesia untuk menyediakan jasa kargo melalui Bandara Internasional Hang Nadim."pada tahun 2008 ada liberalisasi jasa air kargo antara negara ASEAN bebas air kargo, MoU ini bagian antisipasi dari ASEAN economic community sehingga Evergreen menjadikan Indonesia sebagai pusat dia di Asia," ujar Mendag Mari Elka Pangestu.
(arn/bal)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































