Pipanisasi SSWJ PGN Diresmikan

Pipanisasi SSWJ PGN Diresmikan

- detikFinance
Minggu, 11 Mar 2007 12:30 WIB
Palembang - Setelah tertunda beberapa kali, penyaluran gas PT Perusahaan Gas NegaraTbk (PGN) melalui pipa SSWJ (South Sumatra-West Java) akhirnya resmimengalir ke konsumen.Penyaluran perdana gas melalui pipa transmisi Pagardewa, Sumatera Selatanke Cilegon, Banten telah diresmikan hari ini pukul 10.35 WIB di stasiuntransmisi gas Pagardewa, Sumatara Selatan, Minggu (11/3/2007).Peresmian dilakukan dengan penekanan tombol oleh Menteri ESDM PurnomoYusgiantoro didampingi Menneg BUMN Sugiharto, Dirut PGN Sutikno, wakilGurbenur Sumatera Selatan, Direktur Pertamina EP dan jajaran lainnya.Gas ini akan dialirkan melalui pipa jalur Pagardewa-LabuhanMaringgai-Cilegon sepanjang 377 km. Jalur pipa terdiri dari 272 km onshore (daratan) dan 105 km off shore (laut dalam).Sebagai tahap awal, akan dialirkan gas sebesar 30-40 mmscfd dan secarabertahap akan meningkat sampai 250 mmscfd. Gas perdana ini dapat diterimaoleh pelanggan mulai minggu terakhir Maret 2007."Semoga penyaluran gas ini dapat mengimbangi kebutuhan gas yang 80 persendi Jawa dan supply gas yang 80 persen dari luar Jawa," ujarPurnomo.Selain pipa Pagardewa-Cilegon, PGN juga sedang menyiapkan pipa transmisiGrisik, Sumsel ke Rawa Maju, Bekasi. Pipa sepanjang 664 km ini akanmenyalurkan gas yang diproduksi Conoco Phillpis pada semester II tahunini.Dirut PGN Sutikno juga menambahkan, pasokan gas ini bisa menutupi defisitgas di Jawa. "Gas ini akan menyalurkan gas untuk kebutuhan di Jakarta,Bogor, dan Karawang,"ujarnya.Sedangkan Menneg BUMN Sugiharto menjelaskan bahwa proyek ini bagian dariusaha pemerintah untuk memaksimalkan pemanfaatan energi alternatif dinegeri Ini."Penggunaan gas bumi sebagai energi alternatif diharapkan bisamenggantikan penggunaan BBM," ujarnya pada sambutan.Molornya pipanisasi gas PGN yang semula dijadwalkan akhir Desember 2006telah memberikan sentimen negatif ke pasar saham. Saham PGN ikutterjungkal karena investor menduga manajemen PGN tidak transparan dalammengumumkan belum siapnya pipanisasi tersebut. (ir/arn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads