Ekonom Cina Protes Hari Libur Yang Terlalu Banyak

Ekonom Cina Protes Hari Libur Yang Terlalu Banyak

- detikFinance
Senin, 12 Mar 2007 13:28 WIB
Beijing - Cina memiliki hari libur yang lumayan banyak hingga tiga minggu tiap tahunnya. Belum termasuk libur dua hari di akhir pekan. Kondisi ini dinilai tidak menguntungkan produktivitas Cina.Penasehat ekonomi dan politik terkenal di Cina, Wu Jinglian menilai Cina harus mengurangi hari liburnya, karena negara ini masih sebagai negara berkembang yang harus terus memacu diri."Kebanyakan warga memang menginginkan hari libur yang banyak, tapi terlalu banyak hari libur tidak bagus untuk pembangunan bangsa," kata Wu dalam National Committee of the Chinese People's Political Consultative Conference (CPPCC) seperti dilansir dari Xinhua, Senin (12/3/2007).Wu mengatakan, Cina telah memiliki hari libur yang lebih dari cukup. Namun belum ada penelitian yang menunjukkan apakah banyaknya hari libur itu meningkatkan konsumsi.Sementara sejumlah pengamat politik justru mengusulkan agar festival tradisional Cina seperti Festival Kapal Naga dan Hari Membersihkan Makam yang dilakukan untuk menghormati arwah nenek moyang dijadikan hari libur untuk menjaga tradisi leluhur. (ir/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads