6 Blok CBM Ditawarkan

6 Blok CBM Ditawarkan

- detikFinance
Kamis, 15 Mar 2007 13:19 WIB
Jakarta - Pemerintah akan menawarkan enam blok CBM (Coal Bed Methane) di daerah Sumatera Selatan dan Kalimantan Timur pada April-Mei tahun ini. Hal ini diungkapkan Direktur Hulu Ditjen Migas Departemen ESDM R Priyono usai acara penandatanganan MoU antara Ditjen Migas dan Universitas di Kantor Dirjen Migas, Kuningan hari ini Kamis (15/3/2007). "Enam blok itu ada yang berada di wilayah pertambangan batubara, ada wilayah migas, dan juga terbuka," ujarnya. Pertama, pemerintah memberi kesempatan pada pemilik wilayah pertambangan atau migas untuk mengajukan penawaran terlebih dulu. Jika ternyata tidak ada yang berminat, baru pemerintah akan membuka tender terbuka. Sejauh ini, menurut Priyono sudah ada beberapa investor yang berminat. Para investor tersebut meminta bagi hasil yang lebih besar daripada wilayah gas. Selama ini bagi hasil di wilayah kerja gas adalah 70 untuk pemerintah dan 30 untuk perusahaan. "Mereka minta lebih baik dengan alasan CBM merupakan energi alternatif," ujarnya. CBM merupakan gas yang berada di lapisan batubara. Sehingga untuk mengambil batubaranya, harus menambang CBM nya terlebih dulu. Masa produksi CBM biasanya mencapai 1-2 tahun. Di Indonesia kini terdapat potensi cadangan CBM hingga 453,3 tcf. (lih/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads