Pertamina Minta Jatah di Blok Mahakam
Kamis, 15 Mar 2007 14:31 WIB
Jakarta - Pertamina akan meminta bagian di Blok Mahakam, Kalimantan Timur minimal 10 persen. Sedangkan Total, yang selama ini mengelola blok tersebut sudah mengajukan perpanjangan. Direktur Hulu Pertamina Sukusen membenarkan hal tersebut usai acara penandatanganan MoU antara Dirjen Migas dan Universitas di Kantor Dirjen Migas, Kuningan, Jakarta, Kamis (15/3/2007). "Kita lihat potensinya cukup bagus, Pertamina sih inginnya terus, apalagi sebagai perusahaan nasional, ya kan?" ujarnya.Menurut Sukusen, Pertamina akan mengajukan permohonan tersebut ke pemerintah segera setelah perisapan selesai. Saat ini Pertamina masih dalam tahap due dilligence. Dia berharap Pertamina bisa mendapat previllege atau hak khusus karena posisinya sebagai perusahaan nasional. Sedangkan Juru Bicara Total E&P Indonesie S Ananda Idris menjelaskan bahwa pihaknya sudah menyiapkan US$ 5 miliar untuk menambah investasi di blok itu. Padahal, berdasarkan kesepakatan terakhir pengelolaan Total di blok itu hanya sampai 2017. "Investasi yang sekarang diharapkan bisa sampai 2017 bahkan lebih dari 2017. 6 miliar utk 5 tahun," ujarnya. Terkait pengambilan bagian oleh Pertamina, Total akan menyerahkannya pada hasil negosiasi nanti.
(lih/qom)











































