Universitas Digaet Untuk Penelitian Wilayah Migas

Universitas Digaet Untuk Penelitian Wilayah Migas

- detikFinance
Kamis, 15 Mar 2007 18:30 WIB
Jakarta - Sekitar 40 calon investor mengantre untuk joint study atau melakukan penelitian terhadap 76 wilayah kerja migas di seluruh Indonesia. Untuk membantu penelitian tersebut, sejumlah Perguruan Tinggi (PT) digaet.Pengajuan minat investor itu saat ini sedang dikaji Tim Penilai yang beranggotakan Ditjen Migas, BP Migas, Biro Hukum, dan 3 Perguruan Tinggi. "Melihat animo calon investor yang mengajukan joint study, maka kedepan diharapkan keikutsertaan Perguruan Tinggi," ujar Dirjen Migas Luluk Sumiarso. Ditjen Migas menggaet UGM dan Trisakti untuk mengembangkan teknologi yang menunjang kegiatan migas. Dua universitas ini mengikuti jejak tiga universitas sebelumnya, yaitu ITB, UNPAD, dan UPN Veteran Yogyakarta. "Ketergantungan teknologi dengan pihak lain, ini yang perlu dikurangi. Makanya perlu ditingkatkan penguasaan teknologi dengan kerjasama dengan kawan-kawan di universitas," ujar Luluk pada sambutannya. Penandatanganan MoU dilakukan antara Dirjen Migas dengan Dekan Fakultas Teknik UGM Indarto dan Pembantu Rektor IV Trisakti Nursiwan S hari ini Kamis (15/3/2007) di kantor Dirjen Migas Kuningan. "Kerjasama ini bisa meningkatkan komunikasi diantara pemerintah dengan lembaga-lembaga pendidikan," ujar Indarto. Luluk berharap, jika teknologi di sektor migas bisa dikembangkan di dalam negeri, maka bisa mengurangi ketergantungan teknologi dari pihak luar. Sebelumnya, Ditjen Migas sudah bekerja sama dengan 3 universitas sebelumnya dalam joint study dengan calon investor migas. Total ada 33 joint study yang dikerjakan bersama. Terdiri dari 24 wilayah kerja yang sudah ditandatangani dan 9 wilayah kerja yang sudah selesai ditenderkan dan dalam proses tandatangan. (lih/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads