Oiltanking Bangun Penyimpanan BBM April 2007
Jumat, 16 Mar 2007 17:42 WIB
Jakarta - Setelah sempat tertunda selama setengah tahun, PT Oiltanking Merak akhirnya akan memulai pembangunan fasilitas penyimpanan bahan bakar independen pertama di Indonesia pada April 2007. Dengan total investasi US$ 120 juta, pengoperasian fasilitas penyimpanan BBM itu akan dioperasikan pada semester II-2008. Terkait keterlambatan itu, Presiden Direktur PT Oiltanking Merak Theo Pangraz menjawab diplomatis. "Ini proyek yang sangat kompleks. Kami peduli dengan lingkungan dan masyarakat sekitar. Apalgi kami mempunyai standar yang tinggi mengenai sistem mamajemen lingkungan, jadi perlu waktu," ujarnya saat media briefing di hotel Dharmawangsa, Jakarta, Jumat (16/3/2007).Terminal ini nantinya dapat memfasilitasi kapal dengan sarat air hingga 18 meter dan mampu mengakomodasi kapal dengan bobot mati hingga 110.000 ton. Fasilitas yang berlokasi di Merak ini akan mempunyai 3 dermaga dan 21 tangki penyimpanan. Tangki terkecil berukuran 6.500 meter kubik dan terbesar 28.000 meter kubik. Total kemampuan kapasitasnya mencapai 282.000 meter kubik. Tempat ini bisa menyimpan berbagai jenis bahan bakar. Mulai dari bensin, bahan bakar gas, BBM, avtur, dan elpiji. Menurut Theo, 80 persen material pembangunan akan dibeli dari pasar lokal. Kedepannya, Oiltangking sudah mengincar Jawa Timur, Kalimantan dan Sumatera sebagai proyek selanjutnya.
(lih/qom)











































