RUPS Pergantian Bulog Diundur

RUPS Pergantian Bulog Diundur

- detikFinance
Selasa, 20 Mar 2007 19:16 WIB
Jakarta - Tarik ulur pergantian Dirut Bulog tampaknya masih alot. Menneg BUMN Sugiharto menganulir pernyataannya berkaitan dengan rencana RUPS untuk mengganti Dirut Bulog yang rencananya digelar malam ini. RUPS akan diundur hingga besok.Menurut Sugiharto, RUPS baru akan dilaksanakan pada Rabu (21/3/2007) pukul 10.00 WIB pukul 10.00 WIB di Kantor Kementerian BUMN, Jalan Wahidin Raya, Jakarta. Sementara pelantikan tetap digelar pada sore harinya, yakni pukul 15.00 WIB.Siapa yang diganti? "Dirut dan Dewan Pengawas yang bermasalah akan ada yang diganti, tapi yang pasti Dirut," tegas Sugiharto usai rapat dikantornya, Selasa (20/3/2007) malam."Memang sesuai undang-undang, kita akan memberi kesempatan kepada dirut yang lama untuk memberikan hak jawabnya," ujarnya.Sugiharto juga mengaku dirinya sudah memberikan surat kuasa kepada Sesmen BUMN Said Didu dan Deputi Menneg BUM Bidang Usaha Agro Industri, Kehutanan, Kertas, Percetakan dan Penerbitan Agus Pakpahan untuk mengadakan RUPS. Sementara Said Didu yang mendapat kewenangan justru mengaku bahwa RUPS bisa dilaksanakan secara fisik ataupun non fisik. "Maksudnya bisa menghadirkan direksi kesini atau on paper, langsung ditunjuk oleh menteri," ungkap Said. Berarti bisa saja RUPS sudah dilaksanakan dan dirut baru sudah ditunjuk? "Bisa saja. Tapi saya belum tahu," cetusnya. Said juga mengakui bahwa salah satu calonnya adalah Mustafa Abu Bakar. "Tapi kita juga bisa minta calon yang lain," tambahnya.Menurut Said, pergantian Dirut Bulog dilakukan agar kinerja Bulog tidak terganggu setelah Widjanarko Puspoyo menjadi tersangka dalam kasus impor sapi."Pemerintah sama sekali tidak mau mengambil risiko tentang persediaan beras. Sehingga pemerintah tidak mau ada gangguan sedikitpun tentang pengadaan beras nasional. Itu intinya pergantian ini," jelasnya. (qom/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads