SBY: Bersatulah Negara Berkembang

SBY: Bersatulah Negara Berkembang

- detikFinance
Selasa, 20 Mar 2007 22:17 WIB
Jakarta - Presiden Susilo B Yudhoyono (SBY) menyerukan negara-negara berkembang memperkuat kemauan politis, kepemimpinan dan solidaritas untuk menghadapi negara-negara maju.Bukan untuk berperang, tapi memperjuangkan sistem perdagangan global yang adil dan transparans dalam era perdangangan bebas yang tak lama lagi akan diterapkan secara global.Seruan itu ia sampaikan dalam pidato pembukaan resmi pertemuan tingkat menteri Kelompok G-33, di Hotel Gran Melia, Jl HR Rasuna Said, Jakarta (20/3/2007)."Pertemuan diharapkan makin memperkuat solidaritas dan kesatuan Kelompok G-33 dan negara berkembang di tengah intensitas Perundingan Dhoha Development Agenda (DDA) di WTO," kata Presiden SBY.Kepala Negara dalam pidatonya menekankan pentingnya penyelesaian Perundingan DDA di WTO yang selama ini menemui jalan buntu. Yakni benturan kepentingan antara negara-negara maju dan berkembang dalam perlakuan perdagangan bebas komoditas hasil pertanian.Karenanya sangat besar harapan agar pertemuan dua hari yang dihadiri 130 delegasi ini dapat menentukan starategi konkrit bagi Kelompok G-33 untuk berkontribusi secara konstruktif guna kemajuan perundingan DDA."Bagi kepentingan domestik Indonesia, sektor pertanian sangat penting. Ia amat berpengaruh terhadap sumber penghidupan 25 juta petani dan 50 persen masyarakat miskin," ujar SBY.Selain diikuti delegasi dari 29 negara berkembang, pertemuan G33 juga dihadiri oleh perwakilan negara-negara maju mitra dialog mereka. Mereka adalah Menlu Brazil selaku koordinator G-20, Mentan Jepang yang mewakili G-10 dan Ketua Komisi Perdagangan Uni Eropa. (lh/ary)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads