Perselisihan Natuna Dijauhkan dari Arbritase
Rabu, 21 Mar 2007 08:14 WIB
Jakarta - Posisi negosiasi antara pemerintah yang diwakili BP Migas dan ExxonMobil terkaitBlok Natuna kini stand still. Kedua pihak sepakat untuk tidak membawalawannya ke arbritase internasional selama masa negosiasi.Hal ini dinyatakan Kepala BP Migas Kardaya Warnika saat makan pagi di Kantor ESDM, Jalan Merdeka Selatan, Rabu (21/3/2007)."Arbritase itu kan hak kedua pihak, tapi dengan stand still, kita sepakat untuk tidak membawa ke abritase,"ujar Kardaya.Kardaya mengakui bahwa status stand still harus mendapat persetujuan pemerintah, dalam hal ini Menteri ESDM. Namun hingga kini Kardaya belum menerima jawaban resmi.Perundingan dengan Exxon tentang pengelolaan blok Natuna D Alpha masih berlangsung. Sebelumnya kontrak Exxon di Natuna dinyatakan sudah berakhir dan Natuna dinyatakan sebagai wilayah terbuka.Namun Exxon masih harus melunasi beberapa kewajiban terakhirnya sebagai mantanpengelola. Kewajiban tersebut antara lain pengembalian data seismik dan datacadangan Natuna.Kardaya menyatakan pihaknya ingin negosiasi berakhir secepatnya. Namun ia hanya bisa menunggu batas waktu negosiasi yang ditetapkan pemerintah, yang hingga kini belum diputuskan."Batas waktu yang ditetapkan pemerintah, tanggal pastinya belum. Harapannya sih secepatnya. Bukan kita yang tentukan batas waktunya. Tidak bisa mendahului," ujarnya.
(lih/ir)











































