Perombakan Manajemen Bulog Sudah Dirancang 9 Bulan Silam

Perombakan Manajemen Bulog Sudah Dirancang 9 Bulan Silam

- detikFinance
Rabu, 21 Mar 2007 19:31 WIB
Jakarta - Restrukturisasi Perum Bulog ternyata sudah dilakukan oleh Kementerian BUMN sejak pertengahan tahun 2006. Widjanarko Puspoyo yang kala itu masih menjabat sebagai Dirut sudah mengetahuinya dan bersikap pasrah."Saya telah menunjuk Deputi Agro untuk melakukan kajian restrukturisasi. Dan sekarang adalah puncaknya, yang kebetulan momentumnya bersamaan dengan kasus yang terjadi," ujar Menneg BUMN Sugiharto.Ia menyampaikan hal itu dalam konferensi pers usai pelantikan Direksi dan Dewan Pengawas Bulog di kantor Kementerian BUMN, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Rabu (21/3/2007).Widjanarko, menurut Sugiharto, sudah mengetahui perihal restrukturisasi ini dan bisa menerimanya."Sebenarnya pada saat rencana akan dilakukan restrukturisasi dengan mengganti direksi dengan orang-orang yang segar, Widjanarko sudah legowo dengan rencana ini. Dia bilang nggak papa kalau memang harus diganti," ungkapnya.Ketika ditanya mengenai kekosongan Direktur TI dan Pengembangan, Sugiharto mengaku dirinya ingin memberi kesempatan kepada direktur dan dewan pengawas untuk melakukan reorganisasi di tubuh Perum Bulog.Mengenai Ketua Dewan Pengawas Bulog, Sugiharto menilai Sulatin Umar mampu mengawasi aktiva produktif Bulog yang selama ini tidak digunakan secara benar."Aktiva produktif yang digunakan seperti gudang-gudang beras yang ada harusnya digunakan secara benar. Dan Sulatin memiliki kemampuan untuk mengawasi hal ini," ujarnya.Sementara untuk Mustafa, Sugiharto memuji alumni IPB ini telah dinilai layak berdasarkan penilaian TPA. "Mustafa akan membuat citra yang baik serta akan mendinginkan suasana di Perum Bulog," pujinya. (qom/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads