Harga Minyak Sentuh US$ 62

Harga Minyak Sentuh US$ 62

- detikFinance
Jumat, 23 Mar 2007 12:15 WIB
Singapura - Harga minyak kembali menembus level US$ 60 per barel. Di perdagangan Asia, harga minyak sudah naik menjadi US$ 62 per barel. Naiknya harga minyak karena ada kekhawatiran mengenai pasokan bensin di AS mengingat musim panas yang akan dimulai dan biasanya diikuti tingginya trafik berkendaraan.Keputusan The Fed menahan suku bunga juga menunjukkan bahwa perekonomian AS akan kembali menggeliat, akibatnya permintaan minyak diprediksi akan meningkat.Pada awal perdagangan di New York untuk minyak jenis light pengiriman Mei naik 16 sen dari US$ 61,85 menjadi US$ 61,69 per barel. Untuk perdagangan di London juga naik 13 sen menjadi US$ 62,64 per barel."Permintaan minyak mentah akan meningkat. Akibatnya pasokan bensin di AS menurun," ujar Victor Shum, konsultan energi Purvin and Gertz seperti dilansir AFP, Jumat (23/3/2007).Cadangan bensin di AS turun 3,4 juta barel menjadi 210,5 juta barel pada pekan lalu. Penurunannya lebih besar dari prediksi pasar yang memperkirakan cadangan bensin hanya berkurang 2 juta barel.Namun meski cadangan bensin menipis, cadangan minyak mentah AS justru naik 4 juta barel menjadi 329,3 juta.Organisasi negara-negara pengekspor minyak (OPEC) menepis kekhawatiran mengenai penurunan cadangan minyak."OPEC menjamin ketersediaan pasokan minyak dengan harga yang terjangkau baik saat ini maupun di masa depan," ujar Presiden OPEC Mohammed al-Hamili.OPEC tidak mengubah produksi minyak, tiap harinya OPEC menghasilkan 25,8 juta barel. OPEC menilai persediaan minyak akan terjaga. (ddn/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads