Pabrik Ethanol US$ 400 Juta akan Dibangun di Indonesia
Jumat, 23 Mar 2007 18:01 WIB
Jakarta -
Sebuah pabrik ethanol dengan nilai investasi sebesar US$ 400 juta akan dibangun di Indonesia. Sebuah perusahaan petrokimia dari Asia Pasifik yang masih dirahasiakan namanya sudah menyatakan komitmennya.Hal tersebut disampaikan Ketua Asosiasi Industri Pabrik dan Olefin Indonesia (Inaplas) Didiek Soewondho disela-sela pembentukan Petrochemical Working Group antara swasta Indonesia dan Jepang di Departemen Perindustrian, Jakarta, Jumat (23/3/2007)."Mereka minta kita membuat studi mencari lahan untuk kebun tebu 60 ribu hektar dan pembangunan pabrik ethanol. Rencannya yang kita incar daerah Kendari," katanya. Pabrik ini menggunakan teknologi produksi dari Brasil. Nantinya, 100 persen produksi akan diekspor ke negara asal investor. "Mudah-mudahan tahun ini bisa terealisasi," jelas Didiek.Di Indonesia, kebutuhan ethanol mencapai 1,2 juta ton, sementara produksi hanya 585 ribu ton dan sisanya diimpor.
(qom/qom)










































