Saham Dijual, Nama Proton Tetap Dipertahankan
Sabtu, 24 Mar 2007 14:06 WIB
Kuala Lumpur - Meski sebagian saham Proton akan dijual, namun pemerintah Malaysia selaku pemilik utama akan tetap mempertahankan nama Proton. "Proton adalah mobil nasional. Proton adalah brand," ujar Perdana Menteri Abdullah Ahmad Badawi dalam wawancaranya dengan CNBC seperti dikutip dari AFP, Sabtu (24/3/2007).Mengenai investor asing yang akan masuk ke Proton, PM Badawi mengharapkan investor tersebut akan membantu pengembangan model, mesin dan teknologi. Sementara kantor berita Bernama menyebutkan, setelah gagal bernegosiasi dengan Volkswagen, Proton tengah mengincar aliansi dengan General Motors.Seorang pejabat pemerintah Malaysia sebelumnya mengumumkan, rekan baru Proton akan segera diumumkan pada akhir Maret. Namun Proton masih tetap terbuka baik untuk investor lokal maupun asing.Pemerintah Malaysia yang kini menguasai 59% saham Proton, tengah kalang kabut mencarikan pasangan untuk Proton mengingat ancaman terus turunnya kinerja Proton.Pangsa pasar Proton terus turun akibat ketatnya persaingan industri otomotif. Model yang kuno dan tidak adanya inovasi membuat Proton tak kunjung mampu memenangkan persaingan.
(qom/qom)











































