Pertumbuhan Ekonomi 2008 Dipatok 6,6-6,8%

Pertumbuhan Ekonomi 2008 Dipatok 6,6-6,8%

- detikFinance
Senin, 26 Mar 2007 13:36 WIB
Jakarta - Pemerintah optimistis pertumbuhan ekonomi atau Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia tahun 2008 bisa mencapai 6,6-6,8 persen dengan inflasi 5,5-6 persen.Percepatan pengucuran dana APBN, penghematan kegiatan yang tidak sesuai tujuan pokok dan pembangunan infrastruktur diharapkan menjadi pemicu pencapaian PDB itu.Sementara untuk tahun 2007 diperkirakan PDB mencapai 6,3 persen dan inflasi 6 persen."Kita akan maksimalkan dana APBN ini untuk kemajuan pertumbuhan ekonomi, mengurangi kemiskinan dan menciptakan tenaga kerja. Kemarin siang dengan beberapa menteri kita telah bahas intensif APBN 2008," kata Menko Perekonomian Boediono.Hal itu diungkapkan Boediono, pada saat rapimnas Kadin 2007 di Jakarta Convention Center (JCC), Senin (26/3/2007).Boediono mengatakan, ekonomi Indonesia bergerak ke arah lebih mantap. "Ini harus kita yakini bersama, meskipun tiap sektor ada problem khusus yang belum disentuh," tuturnya.Pemerintah, ungkap Boediono, saat ini berusaha sekali menggunakan jumlah dana yang terbatas untuk mendukung kebangkitan ekonomi. "Tidak bisa kemudian defisit dilepas saja lalu kita memenuhinya dari meminjam atau mencetak uang. Ini suatu hal yang tidak bertanggung jawab. Memang bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi 1-2 tahun tapi tahun ketiga collaps," jelas Boediono.Oleh karena itu lanjut Boediono, pemerintah mengupayakan penggunaan APBN dan APBNP untuk memberikan stimulus ekonomi dengan mempertahankan rambu-rambu keamanan fiscal sustainability, karena kunci ekonomi nasional setiap negara adalah keuangan negaranya."Kalau pelaku ekonomi melihat keuangan ekonomi negaranya jebol jangan harap mereka percaya dengan apapun yang dikatakan pejabat. Yang terpenting kesehatan keuangan negara bukan soal konservatif atau tidak," jelas Boediono. (ir/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads