Garuda Cari Pendanaan Pembelian 25 Pesawat Boeing
Senin, 26 Mar 2007 14:32 WIB
Jakarta - Maskapai penerbangan kategori dua, PT Garuda Indonesia tengah giat mencari pendanaan untuk merealisasikan pembelian 25 pesawat Boeing 737-800.Rencana pembelian tersebut terkait dengan kontrak yang dilakukan Garuda dengan Boeing tahun 1989."Opsi financing masih dibicarakan bisa lewat loan atau dengan lesor ," kata Direktur Keuangan Garuda, Alex Maneklaran, dalam jumpa pers di Hotel Sultan, Jakarta, Senin (26/3/2007). Garuda telah memberikan uang muka (DP) untuk pembelian pesawat tersebut sebesar US$ 23 juta. Harga satu pesawat berkisar antara US$ 35-40 juta. Pesawat itu akan tiba di Indonesia mulai tahun 2009. "Tahun 2009 ada 8 pesawat, tahun 2010 ada 10 pesawat, tahun 2011 sebanyak 5 pesawat dan sisanya tahun berikutnya dua pesawat," kata Dirut Garuda Emirsyah Satar.Selain pesawat Boeing 737-800 NG, Garuda juga berencana membeli 10 pesawat Boeing 787 seri 8 dreamliner. Ke-10 pesawat ini juga termasuk dalam kontrak tahun 1989."Tapi saat ini kita masih fokus ke Boeing 737 yang NG," kata Emir.Sementara dalam dua bulan pertama tahun 2007 yakni Januari dan Februari, Garuda telah membukukan laba usaha sebesar Rp 131 miliar atau melonjak dibandingkan periode yang sama tahun 2006 yang merugi Rp 107,9 miliar.Laba bersih Januari-Februari 2007 mencapai Rp 149 miliar dari periode yang sama tahun lalu minus Rp 37 miliar. Menurut Emir, peningkatan itu terjadi akibat penataan rute yang dilakukan oleh Garuda."Rute yang profitable kita tambah dan rute yang tidak profitable kita kurangi," ujar Emir.Selama Januari-Februari 2007 Garuda memiliki 26 rute domestik dengan dua rute yang mengalami rugi. Sementara pada periode yang sama tahun 2006 Garuda memiliki 23 rute domestik yang 20 rute mengalami kerugian.
(ir/qom)











































