Antrean Elpiji Rugikan Pedagang

Jalanan Macet

Antrean Elpiji Rugikan Pedagang

- detikFinance
Selasa, 27 Mar 2007 10:55 WIB
Bandung - Antrean masyarakat Bandung untuk membeli gas di distributor utama PT Limas Raga Inti (LRI) tentunya adalah berkah rejeki bagi LRI, namun tidak bagi pengusaha disekitarnya. Tempat usaha yang berada disekitar LRI di Jalan Emong, Bandung omsetnya malah turun dengan adanya antrean di LRI. Soalnya, akibat antrean tersebut Jalan Emong menjadi macet dan sulit untuk dimasuki.Pemilik tempat cuci kendaraan Indi Motor yang berada tepat di depan kantor LRI mengaku omsetnya turun secara drastis. Biasanya pendapatan perharinya dapat mencapai Rp 1 juta, kini hanya sekitar Rp 60 ribu."Ya iya turun drastis, biasanya puluhan mobil dan motor datang bahkan bisa ratusan untuk cuci, kemarin hanya sekitar 5 mobil dan 5 motor," ujar Budi pemilik Indi Motor saat ditemui detikFinance, Jalan Emong, Bandung, Selasa (27/3/2007).Penurunan omset juga dialami oleh pemilik warung nasi Enggal di Jalan Emong. Pemiliknya Mulyadi mengaku pendapatannya turun hampir 50 persen, karena sepinya pengunjung akibat tersendatnya jalan masuk ke Jalan Emong. Menurut Mulyadi, pelanggan warung nasinya kebanyakan adalah pegawai kantor di sekitar Jalan Emong tersebut."Macet, kendaraan mau masuk ke Jalan Emong tersendat, otomatis orang jadi malas," tukas Mulyadi.Sebenarnya para pemilik usaha seperti Mulyadi dan Budi lewat ketua RT setempat telah mengajukan keberatan atas terjadinya kemacetan yang ditimbulkan oleh antrean gas di LRI, namun belum ada tanggapan dari LRI."Ini sudah tidak layak mereka berada di tengah kota. Selain merugikan kami sebagai pedagang, juga ini berbahaya karena gas," tegas Budi.Ditambahkan Budi, sebenarnya LRI memiliki areal gudang yang luas di daerah Soekarno-Hatta. Tempat tersebut dinilai layak untuk kantor LRI karena selain luas juga jauh dari tengah kota."Gas itu kan merupakan bahan pokok, jadi meskipun daerah Soekarno-Hatta itu jauh, pasti didatangi oleh pembeli," urai Budi. (hdi/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads