Iran Makin Panas, Harga Minyak Catat Rekor US$ 67

Iran Makin Panas, Harga Minyak Catat Rekor US$ 67

- detikFinance
Jumat, 30 Mar 2007 09:12 WIB
Jakarta - Ketegangan di Iran yang semakin panas memicu kenaikan harga minyak mentah. Harga minyak pada penutupan perdagangan Kamis, 29 Maret 2007 mencapai US$ 67 per barel, rekor tertinggi pada tahun 2007 ini.Harga minyak jenis light sweet crude untuk kontrak bulan Mei di pasar New York Mercantile Exchange diperdagangkan pada US$ 66,03 per barel, atau naik US$ 1,95. Di London, minyak jenis Brent naik US$ 2,10 menjadi US$ 68,36 per barel.Krisis Iran makin mengkhawatirkan setelah Iran menolak melepaskan 15 tawanan pelaut asal Inggris. Hal ini direspon negatif oleh pasar sehingga harga minyak merambat naik.Iran sebelumnya menyatakan akan melepas satu pelaut wanita Inggris yakni Faye Turney. Namun Iran batal melepasnya karena menilai sikap pemerintah Inggris salah dalam menyikapi krisis itu."Pasar saat ini sedang cemas, berita yang mengatakan situasi antara Barat dan Iran akan terus memburuk berakibat meningkatkan harga minyak," ujar Tony Machacek, pengamat dari Bache Financial seperti dilansir AFP, Jumat (30/3/2007).Perdagangan minyak hari Kamis 29 Maret sempat menyentuh angka US$ 69 per barel di London menyusul rumor bakalan ada aksi militer ke Iran. Harga turun lagi setelah rumor itu belum terbukti. (ddn/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads