APBN 2008 Beri Kavling Dana Besar Buat PU dan Dephub
Jumat, 30 Mar 2007 14:06 WIB
Jakarta - Dalam APBN 2008, Departemen Pekerjaan Umum (PU) dan Departemen Perhubungan disediakan porsi anggaran cukup besar. Proyek-proyek di 2 departemen itu harus sinkron.Hal tersebut disampaikan staf ahli Menko Perekonomian M Ikhsan di Gedung Depkeu, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta (30/3/2007)."Anggaran untuk PU dan Dephub akan naik signifikan, dan sekarang, dalam rakor dengan Menteri PU adalah supaya jangan sampai alokasinya tidak jelas, jadi tiap proyek harus sinkron dan punya manfaat," ujarnya.Ikhsan mengatakan bahwa sesuai dengan perintah Presiden, proyek-proyek yang dijalankan oleh PU dan Departemen Perhubungan harus benar-benar mempunyai manfaat kepada pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja dan penurunan kemiskinan."Kita juga akan melihat satu per satu impact-nya, harus optimal dan terintegrasi, misalnya jika PU membangun jalan, harus seiring dengan jembatan, pelabuhan dan sarana kelistrikan," jelanya. "Setelah itu baru kita akan melihat ke listrik, jadi kita sudah memetakan, bahwa setiap pembangunan infrastruktur adalah bertujuan untuk mendukung daerah industri sebagai contohnya," imbuhnya.Selain untuk Dephub dan PU, untuk anggaran 2008, yang paling besar kenaikannya adalah di bidang pendidikan dan kesehatan. "Jadi hubungannya adalah anggaran APBN, bagaimana agar pembangunan benar-benar digunakan supaya bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi," jelasnya.Namun Ikhsan enggan menyebutkan berapa persen kenaikan anggaran 4 departemen itu. "Kita belum bicara mengenai angka, pokoknya paling besar kenaikannya adalah untuk perhubungan, PU, pendidikan dan kesehatan," ujarnya.Untuk implementasinya, Ikhsan mencontohkan untuk pembangunan irigasi. Untuk pembangunan irigasi diutamakan untuk daerah-daerah yang panen padinya paling besar."Jadi prioritasnya adalah yield untuk menopang ketahanan pangan, demikian juga dengan pembangunan jalan, kita utamakan pembangunan jalan di daerah ekonomi untuk menopang arus produksi dan distribusi barang," jelasnya.
(dnl/ddn)











































