Listrik Nuklir RI Jalan Terus

Dukung Resolusi Iran

Listrik Nuklir RI Jalan Terus

- detikFinance
Senin, 02 Apr 2007 13:24 WIB
Jakarta - Kebijakan pemerintah yang mendukung pelarangan pengembangan nuklir di Iran tidak menggoyahkan pengembangan nuklir dalam negeri. Pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) pertama di Indonesia akan tetap dibangun.Hal ini disampaikan Dirjen Listrik dan Pemanfaatan Energi ESDM J Purwono disela-sela Indonuclear 2007 di Hotel The Sultan, Jakarta, Senin (2/4/2007). Menurutnya, selama nuklir dikembangkan untuk kedamaian dan kemakmuran seharusnya didukung. Sedangkan di Iran lebih cenderung untuk pengembangan senjata yang berdampak negatif bagi masyarakat dunia. "Kalo Iran no comment, itu urusan Deplu. Tapi kalau emang nuklir untuk damai dan kemakmuran, ya dukung. Kalo Iran, urusan Deplu. Mungkin untuk pengembangan senjata," ujarnya.Agar Indonesia tidak banyak mendapat tekanan Internasional dalam mengembangkan nuklir, maka pengelolaannya diserahkan kepada swasta atau independent power producer (IPP). Dengan begitu, pihak swasta yang akan bertanggung jawab atas pengelolaan nuklir termasuk jika terjadi penyalahgunaan. "Menurut saya, dengan skema IPP tekanan internasional lebih rendah, karena PLTN bukan milik kita. Kita ngertinya beli listriknya. Yang penting murah," ujarnya. Dengan begitu, Indonesia justru menjadi bagian dunia Internasional yang mengawasi IPP tersebut. "Kita ikut awasi bersama dunia internasional, bukan yang diawasi. Bagus, kan begitu," tegasnya. Purwono menambahkan, harga yang dihasilkan pun akan kompetitif karena bersaing dengan batubara dan energi lainnya. (lih/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads