ADB Harus Berubah Radikal

ADB Harus Berubah Radikal

- detikFinance
Senin, 02 Apr 2007 14:24 WIB
Jakarta - Kawasan Asia berubah dengan pesat. Tanpa perubahan yang radikal, Bank Pembangunan Asia (ADB) takkan bisa meneruskan program bantuannya kepada kawasan ini."Untuk efektifitas perubahan peranan baru ditengah cepatnya perubahan di Asia, ADB harus mengubah dirinya secara radikal," ujar Supachai Panitchpakdi dalam siaran pers yang diterima detikFinance, Senin (2/4/2007).Supachai merupakan ketua panel independen, yang didirikan untuk memberi nasihat pada Presiden ADB. Saran-saran Supachai antara lain berkaitan dengan tren dan tantangan yang dihadapi kawasan Asia Pasifik, serta arah perbankan dalam jangka panjang. Anggota panel antara lain Isher Ahluwalia (Chairperson Indian Council for Research on International Economic Relations), Nobuyuki Idei (Chief Corporate Advisor Sony Corporation), Caio Koch-Weser (Vice Chairman Deutsche Bank Group), Justin Yifu Lin (Professor and Director of the China Center for Economic Research Peking University)."ADB juga harus mengadopsi modal baru pengembangan perbankan yang dapat membuatnya responsif untuk memenuhi berbagai kebutuhan kawasan Asia dari saat ini hingga 2020," tambah Supachai.Dalam laporan tersebut juga dijelaskan, 'ADB Baru' nantinya harus diarahkan pada tiga strategi yakni:1. Memberantas kemiskinan untuk menyokong pertumbuhan yang lebih tinggi dan inklusif2. Dari pertumbuhan ekonomi menjadi pertumbuhan lingkungan yang lebih berkesinambungan.3. Perubahan dari fokus nasional menjadi regional ataupun nantinya ke fokus global.Dan untuk mencapai target seperti disebut dalam laporan tersebut, ADB harus fokus pada kerjasama pembangunan enam area inti yakni: infrastruktur, finansial, lingkungan dan energi, integerasi regional, teknologi dan inovasi, ilmu manajemen.Dengan paradigma baru ini, ADB akan berubah secara signifikan dibanding wilayah aktivitasnya dimasa lalu. Terkait laporan ini, Presiden ADB Haruhiko Kuroda menyatakan apresiasinya. (qom/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads