Ada Masalah Pembangunan di 2008

Ada Masalah Pembangunan di 2008

- detikFinance
Rabu, 04 Apr 2007 11:41 WIB
Jakarta - Target pertumbuhan ekonomi 2008 yang sebesar 6,8 persen diperkirakan tidak akan berjalan mulus. Ada masalah pembangunan yang akan menghadang.Hambatan itu seperti proyek infrastruktur yang harusnya sebagai penopang utama pertumbuhan ekonomi, masih belum bisa terealisasi sesuai rencana. Gejala bottle neck sudah mulai terasa untuk beberapa proyek infrastruktur.Demikian disampaikan Menko Perekonomian Boediono dalam pengarahan rakor pembangunan tingkat pusat untuk penyusunan rencana kerja pemerintah tahun 2008, di Kantor Bappenas, Jalan Taman Surapati, Jakarta, Rabu (4/4/2007). "Tahun 2008 ke atas kita sudah melihat adanya bottle neck, sumbatan-sumbatan yang terlihat secara nyata di kegiatan ekonomi kita, yaitu pada semua jenis infrastruktur masih mengalami bottle neck yang kita rasakan melalui listrik, jalan dan pelabuhan," ungkap Boediono.Menurut Boediono, pada tahun 2008 pemerintah akan melakukan reorientasi terhadap semua sumber daya yang dimiliki untuk diarahkan dalam menghilangkan sumbatan-sumbatan tersebut.Dari alokasi dana yang ada akan difokuskan untuk mempercepat realisasi pembangunan infrastruktur. Oleh karena itu harus dilakukan sinkronisasi alokasi dana lewat APBN.Selain itu, tata kelola penggunaan dana harus dilalukan sebaik-baiknya karena disitulah kunci terjadinya penghematan atau pemborosan."Kelolah sebaik-baiknya. Ini adalah amanat rakyat, uang rakyat," kata Boediono mengingatkan peserta rapat Bappenas. (ir/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads