2 Bebek Suzuki Siap Meluncur

2 Bebek Suzuki Siap Meluncur

- detikFinance
Kamis, 05 Apr 2007 19:04 WIB
2 Bebek Suzuki Siap Meluncur
Jakarta - Pangsa pasar motor kini sudah berubah. Honda tak lagi jawara setelah digusur Yamaha. Bagaimana nasib Suzuki? Yang pasti Suzuki tak mau ketinggalan dan tetap menargetkan tambahan pangsa pasar.Menurut Presdir PT Indomobil Sukses Internasional Tbk, Gunadi Shinduwinata, dua jenis motor bebek Suzuki akan diluncurkan pada tahun ini. Pemilihan jenis bebek dikarenakan jenis tersebut merupakan yang paling dibutuhkan dan diminati."Lihat saja nanti," ujar Gunadi disela-sela peluncuran Nissan Grand di Senayan City, Jakarta, Kamis (5/4/2007).Suzuki, yang merupakan merek usungan Indomobil menargetkan pangsa pasar motor sebesar 20 persen pada tahun 2007. Pada tahun 2006, pangsa pasar Suzuki adalah sebesar 13 persen.Untuk meraih pangsa pasar tersebut, selain dengan peluncuran jenis baru, Indomobil juga akan menggenjot perusahaan pembiayaan. Berdasarkan data Asosiasi Industri Sepeda Motor (AISI) ada pergeseran pangsa pasar yakni angka penjualan Yamaha Maret 2007 sebanyak 159.035 unit atau menguasai pangsa pasar sebesar 43,7 persen. Sementara angka penjualan Honda tercatat 151.074 unit atau berada di tempat kedua dengan menguasai 41.5 persen pangsa pasar.Penjualan MobilSelain motor, Indomobil juga akan menggebrak penjualan mobilnya. Tahun lalu, Indomobil gagal mencapai angka penjualan sebesar 48.000 unit kendaraan roda empat. Rencananya, dua mobil baru keluaran Indomobil akan dilepas tahun ini."Tahun ini target penjualan mobil sebanyak 90.000 unit. Dan untuk motor 1 juta unit. Pangsa pasar juga kita targetkan meningkat menjadi 20 persen untuk mobil dan motor," kata Gunadi.Gunadi mengatakan, buruknya penjualan Indomobil tahun lalu akibat kondisi pasar otomotif yang kurang mendukung. Rencananya tahun lalu Indomobil akan meluncurkan produk baru, namun karena pasarnya lesu, produk baru yang akan diluncurkan tertunda. "Kalau pasarnya sedang lesu, kan percuma kita keluarkan produk baru. Jadi terpaksa ditunda tahun ini," jelasnya. (qom/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads