Pertamina Setorkan Dividen Rp 9,47 Triliun 2006

Pertamina Setorkan Dividen Rp 9,47 Triliun 2006

- detikFinance
Sabtu, 07 Apr 2007 16:27 WIB
Jakarta - PT Pertamina (persero) pada tahun 2006 menyetorkan dividen ke kas negara sebanyak Rp 9,47 triliun. Jumlah tersebut meningkat dibanding setoran dividen Pertamina tahun 2005 sebanyak Rp 8,23 triliun.Selain dividen, Pertamina juga setor pajak dan non-pajak. Untuk setoran pajak Pertamina pada tahun 2006 mencapai Rp 27 triliun. Sedangkan setoran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Pertamina selama tahun 2006 mencapai Rp 92 triliun. Sehingga total setoran Pertamina ke kas negara di tahun 2006 diluar dividen sebesar Rp 119 triliun. Kepala divisi komunikasi Pertamina Toharso dalam siaran pers yang diterima detikFinance, Sabtu (7/4/2007) menjelaskan, Pertamina akan menginvestasikan dana sekitar Rp 14 triliun untuk meningkatkan kinerjanya. Nilai investasi itu dibagi untuk sector hulu sebesar Rp 10 triliun dan sector hilir Rp 4 triliun."Investasi di sektor hulu ditujukan untuk meningkatkan produksi migas, sedangkan investasi di sektor hilir ditujukan untuk meningkatkan sarana dan fasilitas kilang, depot, SPBU, dan lainnya," jelas Toharso.Dalam rangka menghadapi kompetisi, jelas Toharso, Pertamina saat ini sedang melakukan Program Transformasi dengan beberapa Break Trough Project (BTP) dari segala aspek bisnis Pertamina. Pertamina juga melakukan perubahan budaya melalui aspirasi 4C yakni Confident, Clean, Customer Focus, dan Competitive. Toharso menjelaskan, untuk menegaskan komitmen manajemen terhadap pemberantasan KKN, maka seluruh direksi Pertamina pada tanggal 23 Maret 2007 telah menandatangani Piagam Prinsip-Prinsip Dasar Integritas Perusahaan guna mewujudkan Pertamina yang bersih.Dari sisi pembinaan SDM, Pertamina telah mengoptimalkan training center dalam rangka meningkatkan kualitas SDM melalui pelatihan-pelatihan baik di dalam maupun di luar negeri. Dari sisi kesejahteraan pekerja, Pertamina telah menerapkan sistem penggajian dan benefit yang lebih kompetitif. "Namun demikian, untuk masa mendatang Pertamina akan menerapkan sistem penggajian dan benefit yang lebih menghargai kinerja masing-masing individu. Dalam artian, pekerja yang berkontribusi lebih besar bagi perusahaan, maka akan memperoleh imbalan yang lebih tinggi, dan sebaliknya," jelas Toharso. (qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads