Harga Naik, Penjualan Pertamax Sempat Anjlok
Senin, 09 Apr 2007 13:19 WIB
Jakarta - Kenaikan harga Pertamax yang cukup signifikan mulai 1 April lalu sempat membuat penjualannya anjlok hingga hanya sepertiganya. Namun kini penjualan Pertamax sudah mulai normal. "Dari data yang ada, sejak tangggal 1 sampai 2 atau 3 memang terjadi penurunan. Setelah itu kembali normal," ujar Kepala Divisi BBM Pertamina Djaelani Sutomo ketika dihubungi wartawan, Senin (9/4/2007). Penjualan Pertamax saat sudah normal yakni berkisar 1.500 kilo liter per hari. Beberapa hari setelah kenaikan harga pada 1 April lalu, penjualan sempat turun 1.000 kl/hari menjadi sekitar 500 kl/hari. "Karena mungkin biasa lah, konsumen agak kaget. Karena naik mungkin tidak ngisi dulu," ujarnya. Djaelani menambahkan, angka penjualan itu merupakan angka nasional. Namun dari seluruh penjualan, 90 persennya adalah penjualan di Jakarta. Sedangkan untuk stok dinyatakan aman. Produksi Pertamax untuk Jakarta dari kilang Balongan masih dinyatakan aman dan terus diproduksi tanpa ada pengurangan. Menurut Djaelani, tidak terjadi pengalihan konsumsi besar-besaran dari pengguna Pertamax ke Premium. Terbukti dengan tingkat penjualan yang stabil baik Pertamax maupun Premium. Berdasarkan data hari ini, penjualan Premium masih normal dikisaran 49.000 kilo liter/hari.
(lih/qom)











































