Mebel RI Ekspansi ke Cina

Mebel RI Ekspansi ke Cina

- detikFinance
Senin, 09 Apr 2007 17:46 WIB
Jakarta - Indonesia akan menggarap pasar ekspor mebel, khususnya rotan ke Cina lebih serius. Selama ini belum ada satupun negara ASEAN yang berani mengekspor mebel ke Cina.Eksportir mengalami ketakutan produknya bakal ditiru oleh Cina dan kalah dalam harga. Akibatnya, nilai ekspor meubel ke Cina sangat kecil. Hal tersebut disampaikan Ketua Umum Asosiasi Permebelan Indonesia Ambar Polah Tjahjono di Gedung BPEN, Jalan Kramat Raya, Jakarta, Senin (9/4/2007)."Setelah kita mengikuti pameran di Shonzhen Furniture and Trade, produk Indonesia yang dipamerkan ludes terjual pada hari pertama pameran. Ini membuat kita akan seriusi pasar Cina yang saat ini belum tergarap," ujarnya.Ambar pun memasang target. Jika ekspor mebel tahun ini targetnya US$ 1,8 miliar, maka ekspor mebel ke Cina dipatok sebesar 5 persennya atau sekitar US$ 50 juta. Minat Cina terhadap produk mebel Indonesia sangat tinggi. Keuntungan ekspor ke Cina berdasarkan hasil pameran di Shonzen menurut Ambar, jauh lebih besar daripada hasil ekspor ke Eropa dan AS. Dalam pameran yang berlangsung selama 4 hari dari 18-22 Maret 2007 ini, mebel yang terjual sebanyak US$ 5,2 juta."Cina masih belum kenal produk Indonesia jadi berapapun harga kita sodorkan mereka terima. Beda halnya dengan pembeli di negara AS dan Eopa mereka itu sudah sering datang ke Indonesia sampai tahu harga dan prosesnya. Jadi mereka maksimal memberikan kita marjin keuntungan hanya 15 persen," paparnya. (ddn/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads