Korban Lapindo Gelar Pameran
Selasa, 10 Apr 2007 12:56 WIB
Jakarta - Lumpur Lapindo menyebabkan sentra Industri Kecil dan Menengah (IKM) di Tanggulangin, Sidoarjo rugi besar. Untuk memulihkan penjualannya, Departemen Perindustrian (Depperin) memfasilitasi para IKM korban lumpur Lapindo ini dengan menggelar pameran.Pameran digelar di lobi Depperin atau kini dikenal sebagai Plasa Depperin, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, mulai Selasa (10/4/2007). Pameran akan berakhir pada Sabtu, 14 April 2007.Pameran yang diikuti 56 IKM Tanggulangin ini memamerkan berbagai produk seperti tas, koper, jaket kulit, batik, bordir dan sepatu. Mereka rata-rata mengalami kerugian akibat turunnya penjualan hingga 80 persen setelah munculnya lumpur Lapindo.Dalam kata sambutannya, Menperin Fahmi Idris mengatakan bahwa maraknya pemberitaan tentang bencana lumpur Lapindo selama setahun terakhir mengakibatkan cukup banyak pembeli yang tidak jadi membeli di Tanggulangin. "Saat ini sebagian usaha mereka menjadi terganggu, bahkan ada beberapa diantaranya yang ditenggelamkan lumpur panas," kata Fahmi.Fahmi mengungkapkan, data dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sidoarjo, dari total 2.499 industri, 209 unit usaha terendam lumpur. Khusus untuk IKM, di Kecamatan Tanggulangin, dari 650 unit usaha, 46 unit usaha telah terendam lumpur. Sedangkan IKM lain, menurut Fahmi, meski berlokasi cukup jauh dari luapan lumpur tetap berproduksi meskipun akses keluar masuk sentra IKM tetap baik dan dapat dilalui kendaraan. "Namun para pembeli makin lama makin enggan menungunjungi sentra IKM Tanggulangin. Kami sangat prihatin," jelasnya.Kondisi ini, menurut Fahmi, membuat pengusaha kehilangan pendapatan dan pekerja kehilangan pekerjaannya. "Ada 1-2 yang jadi pengojak. Tapi saya harap itu hanya pekerjaan sementara. Tapi kalau sudah normal berproduksi kembali," tambahnya.Fahmi juga meminta Departemen Agama dan pimpinan penyelenggaraan perusahaan umroh dan haji memberi kesempatan bagi pengrajin tas, koper dan aksesoris haji untuk membantu pemasaran khususnya untuk jamaah haji di tahun 2007.
(qom/ir)











































