Bulog Bentuk Tim Monitoring

Bulog Bentuk Tim Monitoring

- detikFinance
Selasa, 10 Apr 2007 15:37 WIB
Jakarta - Perum Bulog membentuk tim sosialisasi, monitoring dan evaluasi pengadaan gabah dan beras dalam negeri. Keputusan itu tertuang dalam nota kesepahaman antara Perum Bulog dan Forum Organisasi Tani serta Institut Pertanian Bogor (IPB).Tim Monitoring diketuai oleh Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Winarno Tohir. Sementara tiga Wakil Ketua Tim Monitoring adalah Murino Mudjono (Bulog), Ferry Juliantoro (Dewan Tani Indonesia/DTI) dan Fadli Zon (HKTI)Anggota tim monitoring ada 18, yang terdiri dari unsur KTNA, DTI dan Bulog, termasuk empat wartawan yakni Yulianto (Tabloid Agro dan juga Ketua Forum Wartawan Bulog), Muhammad Fauzi (Media Indonesia), Subagyo (Antara) Eko Suksmantri (Suara Merdeka). Penetapan susunan Tim Monitoring itu tertuang dalam Surat keputusan Direksi Perum Bulog No 113/DO201/4/2007 tim sosialisasi, monitoring dan evaluasi pengadaan gabah dan beras dalam negeri tahun 2007.Penandatanganan kesepakatan ditandatangani Dirut Perum Bulog Mustafa Abubakar dengan Ketua Umum KTNA Winarno Tohir, Ketua Umum HKTI Prabowo Subianto dan Dewan Tani Indonesia Ferry Juliantono di kantor Perum Bulog, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (10/4/2007). Sementara MoU dengan IPB ditandatangani Dirut Bulog dengan A.A MattjikBulog juga sepakat menunjuk Induk Koperasi Tani (Inkoptan) sebagai pelaksana kegiatan pengadaan gabah dan beras dalam rangka optimalisasi penyerapan hasil produksi padi petani. Dalam sambutannya, Mustafa mengaku dirinya menghargai upaya kerjasama dengan LPPM IPB selaku koordinator dari 12 LPPM PTN di Indonesia yang akan menempatkan sarjana baru sebagai anggota Satgas pengadaan dalam negeri Bulog. Langkah ini dimaksudkan untuk mendorong petani meningkatkan produksi gabah sesuai dengan kualitas dalam Inpres No 3 tahun 2007. Selain itu juga membantu penyerapan gabah atau beras petani di wilayah sentra produksi padi di Jawa, Bali, NTB, Sumsel, Lampung dan Sulsel. (qom/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads