Pangeran Waleed Tanam US$ 60 Jt di Four Seasons Jakarta
Selasa, 10 Apr 2007 16:27 WIB
Jakarta -
Pengusaha Arab Saudi Pangeran Al-Waleed Bin Palal Bin Abdul Aziz telah menanamkan investasi senilai US$ 60 juta di Hotel Four Seasons Jakarta.Waleed yang merupakan salah satu pemegang saham Four Seasons Group juga telah meminta izin mengembangkan ekspansi lainnya di Indonesia."Dia telah melakukan investasi secara langsung ke Hotel Four Seasons Jakarta dengan nilai investasi US$ 60 juta," kata Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) M Luthfi, dalam jumpa pers di kantornya, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (10/4/2007)."Dia juga sudah apply kepada BKPM untuk menjadikan investasinya itu sebagai PMA dan minta izin untuk ekspansi di Indonesia," tambah Luthfi.Menurut Luthfi, gaya investasi Pangeran Waleed adalah investasi terlebih dahulu baru melakukan ekspansi lainnya di Indonesia. "Dia itu pemegang saham Hotel Four Seasons di beberapa negara dan pemegang saham di beberapa perusahaan negara lain. Jadi eksposurnya di Indonesia sudah cukup luas," jelas Luthfi.Sementara realisasi investasi selama Maret, proyek PMDN untuk perusahaan skala besar adalah:1. PT Lontar Papyrus Pulp and Paper, bergerak di industri kertas, lokasi di Tanjung Jabung Barat, Jambi dengan investasi Rp 3,7 triliun.2. PT Aneka Tambang Tbk bidang usaha industrsi pengolahan dan pemurnian nikel dan feronikel. Lokasi di Kolaka, Sulawesi Tenggara dengan nilai Rp 2,76 triliun.3. PT Ivo Mas Tunggal bidang usaha perkebunan kelapa sawit dan industri minyak kasar dari nabati. Lokasi di Siak, Riau dengan nilai investasi Rp 1,3 triliun.4. PT Tapian Nadenggan, bidang usaha perkebunan kelapa sawit dan industri minyak kasar dari nabati. Lokasi di Tapanuli Selatan Sumatra Utara dengan investasi Rp 662 miliar.5. PT Agros Makmur Raya bidang usaha industri minyak makanan dan lemak dari nabati serta kimia dasar organik yang bersumber dari hasil pertanian. Lokasi di Bitung Sulawesi Utara dengan nilai investasi Rp 348,5 miliar.Untuk PMA, perusahaan skala besar di bulan Maret 2007 adalah:1. PT Trans-Pacific Petrochemical bidang usaha industri pusat aromataik di Tuban, Jawa Timur dengan nilai investasi US$ 1,3 mliar.2. PT Petrowidada, bidang industri Phthalic Anhydride dan Furmaric Acid di Gresik, Jawa Timur dengan investasi US$ 120 juta. 3. PT Santa Fe Supraco bidang usaha jasa pengeboran minyak dan gas bumi di lepas pantai dan penyewaan peralatan untuk keperluan operasi penambangan minyak dan gas bumi. Lokasi di Jakarta Selatan dengan investasi US$ 80 juta.4. PT Kalbe Morinaga Indonesia, bidang industri susu. Lokasi di Karawang Jawa Barat dengan investasi US$ 45 juta.
(ir/qom)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































