Tingkatkan Investasi
RI-Uzbekistan Saling Merayu
Kamis, 12 Apr 2007 11:16 WIB
Jakarta - Negara pecahan Uni Soviet, Uzbekistan meminta Indonesia untuk meningkatkan investasinya dan meningkatkan volume impornya. Selama ini terjadi kesenjangan volume perdagangan antara 2 negara yang terlalu jauh.Ekspor Uzbekistan ke Indonesia tercatat hanya US$ 0,23 juta, sedangkan impor dari Indonesia mencapai US$ 6,9 juta. Dengan demikian total nilai perdagangan dua negara pada 2006 mencapai US$ 7,13 juta.Hal tersebut disampaikan Wakil Menteri Hubungan Ekonomi Luar Negeri Uzbekistan N. Najimov saat menjadi pembiacara dalam seminar investasi dan bisnis forum Indonesia-Uzbekistan di Hotel Aryaduta, Jalan Prapatan, Jakarta, Kamis (12/4/2007)."Nilai perdagangan tidak sesuai dengan potensi yang kami miliki. Saya harap pemerintah Indonesia bisa megurangi selisih perdagangan dan juga melakukan ivestasi ke Uzbekistan. Kami menjamin investasi asing," ujarnya.Najimov menawarkan sektor minyak, gas dan pariwisata untuk lahan baru investasi di negerinya.Sekalian promosi, Najimov mengatakan ekonomi Uzbekistan pada tahun 2006 tumbuh 7,3 persen, industri tumbuh 10,8 persen, sektor agribisnis tumbuh 6,2 persen sementara inflasi mencapai 6,8 persen. Dengan pertumbuhan eskpor Uzbekistan 18,1 persen, impor 7,4 persen dan neraca pembayarannya mencapai US$ 2 miliar.Negara Uzbekistan juga sudah menyempurnakan sistem perpajakannya sehingga investasi di Uzbekistan akan menarik. "Sektor UKM juga potensial sebab kontribusinya terhadap PDB adalah 42,1 persen," ujarnya.Tak mau kalah, Deputi Bidang Promosi Investasi BKPM, Darmawan Djajusman juga meminta Uzbekistan meningkatkan investasi di Indonesia. Investasi dari Uzbekistan di Indonesia minim. Hanya satu proyek perikanan senilai US$ 200.000. Uzbekistan berada pada urutan 107 negara yang investasi ke Indonesia. "Itu berdasarkan data hingga 31 Desember 2006," ujarnya.Sektor-sektor yang ditawarkan ke Uzbekistan adalah industri makanan, Petrokimia, karet, minyak sawit, tekstil, dan otomotif.
(ddn/qom)











































