SBY Ingin Jadi Sales Jamu

SBY Ingin Jadi Sales Jamu

- detikFinance
Kamis, 12 Apr 2007 16:35 WIB
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono merasa gemas dengan serbuan jamu asing. Ia pun menawarkan diri untuk menjadi sales jamu tradisional asli Indonesia. Keinginan itu disampaikan SBY saat menyampaikan pidato sambutan membuka Munas V Gabungan Pengusaha Jamu dan Obat Tradisional di Istana Negara, Jakarta, Kamis (12/4/2007) sore."Saya ingin menjadi sales person untuk jamu-jamu berkhasiat. Tapi saya coba dulu, biar saya bisa promosikan kualitasnya gini," kata Presiden SBY sambil mengangkat ibu jarinya. Mendengar ini tiga ratusan pengusaha jamu dan obat-obat tradisional yang hadir di lokasi acara, menyambutnya dengan tepuk tangan meriah. Apalagi sebelumnya presiden sempat menyinggung keberhasilannya mencatatkan transaksi hasil kerajinan sebesar US$ 3 juta dalam sebuah pameran internasional. Keinginan Kepala Negara untuk memasarkan jamu dan obat-obatan tradisional di pasar internasional bukan tanpa sebab. Rupanya beliau gemas melihat serbuan jamu dan obat-obatan tradisional produk negara asing ke pasar di Tanah Air. Bukan hanya masalah tergerogotinya pangsa pasar dalam negeri yang jadi perhatiannya. Tapi lebih jauh lagi, ancaman bagi keberlangsungan industri kecil dan menengah produk jamu tradisional yang ikut berjasa menyerap ribuan orang tenaga kerja. "Kalau produk Korea dan RRT (Republik Rakyat Tiongkok) bisa melanglangbuana, kita juga bisa. Karena Tanah Air kita kaya keanekaragaram hayati dan sumber daya alam," tandas Presiden. Presiden mengingatkan menembus pasar internasional, bukan perkara mudah. Butuh kerja keras bersama semua pihak terkait di bidang bersangkutan dalam meyelesaikan berbagai hambatan yang ada. Baik jajaran pemerintah selaku regulator dan pihak swasta selaku operator di lapangan. "Saya ingin industri jamu terus berkembang. Tidak ada masalah yang tidak bisa kita atasi," imbuhnya. (lh/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads