Larang Ekspor Kulit Tak Mungkin

Larang Ekspor Kulit Tak Mungkin

- detikFinance
Jumat, 13 Apr 2007 12:13 WIB
Jakarta - Ditengah era globalisasi dan perdagangan bebas, sulit bagi Indonesia untuk merealisasikan larangan ekspor kulit seperti diminta kalangan Asosiasi Persepatuan Indonesia.Hal tersebut ditegaskan oleh Menteri Perindustrian Fahmi Idris di sela-sela BUMN Forum di Jakarta COnvention Center, Jumat (13/4/2007)."Ini masih kita pikirkan baik oleh Depperin maupun Depdag, Sebab di era WTO sulit untuk melakukan pelarangan ekspor. Pendekatannya akan kita cari yang cocok dengan mempertimbangkan perkembangan perdagangan internasional," tegas Fahmi.Indonesia saat ini menurut Fahmi, bahkan memerlukan impor kulit. Hal itu disebabkan karena tingginya kebutuhan kulit, sementara suplai terbatas. "(Impor) Ini dilakukan selain karena suplai kurang juga dari sisi kualitas karena produk tertentu belum dapat disuplai oleh dalam negeri," tegasnya.Asosiasi Persepatuan Indonesia (Asprisindo) meminta ekspor kulit digentikan. Alternatif lainnya jika ekspor tetap diperbolehkan adalah menaikkan pungutan ekspor kulit.Asprisindo minta larangan ekspor karena kebutuhan kulit dalam negeri hingga saat ini belum tercukupi. Padahal permintaan sepatu dunia terus tumbuh. (qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads