Pemilik Jak-TV Incar Lativi

- detikFinance
Jumat, 13 Apr 2007 16:57 WIB
Jakarta - Grup Mahaka Media mengincar perusahaan penyiaran PT Lativi Media Karya (Lativi). Mahaka berharap dalam satu minggu ini sudah ada keputusan.Grup Mahaka dimotori oleh pengusaha Erick Thohir yang juga menjabat salah satu komisaris di Lativi."Belum bisa di-announce, tunggu satu minggu lagi," kata Erick Thohir yang juga Dirut PT Abdi Bangsa Tbk (ABBA), disela acara RUPS Abdi Bangsa di Hotel Grand Mahakam, Blok M, Jakarta, Jumat (13/4/2007).Erick mengatakan, saat ini pihaknya sudah melakukan penjajakan untuk pembelian Lativi tersebut. "Tinggal diumumkan saja," cetusnya.Erick juga memastikan aksi korporasi Grup Mahaka ini tidak akan dilakukan melalui Abdi Bangsa. "Tapi sudah pasti bukan di Abdi Bangsa," tegasnya.Saat ini Grup Mahaka telah memiliki 50 persen saham Jak-TV melalui PT Metropolis Media Nusantara. Metropolis merupakan pemegang saham pengendali Abdi Bangsa.Rencana pembelian Lativi oleh Mahaka ini sudah beredar di telinga para pelaku pasar jauh sebelum Lativi melunasi utangnya ke Bank Mandiri.Namun kini Lativi telah terbebas dari kepungan kewajiban utang kepada Bank Mandiri sebesar Rp 418 miliar. Utang Lativi telah dilunasi oleh Konsorsium Capital Managers Asia Pte Ltd (CMA).CMA adalah sebuah institusi jasa keuangan yang berbasis di Singapura. Masuknya CMA ke Lativi pun langsung mencuatkan kabar bahwa televisi yang didirikan pengusaha A Latief ini, kini dibawah bendera Kelompok Bakrie. Kok bisa ? CMA ternyata memiliki kedekatan dengan Kelompok Usaha Bakrie. CMA menanamkan investasi Rp 250 miliar untuk pengembangan Esia di tahun 2004 dan memiliki minoritas saham di ANTV.Kelompok Bakrie dikabarkan telah menaruh barisan orang-orangnya di Lativi seperti Karni Ilyas. Sebelumnya Direktur ANTV Karni Ilyas ketika dihubungi detikFinance beberapa waktu lalu membenarkan dirinya selain menjabat di Direktur di ANTV juga sebagai Direktur di Lativi.Jadi Lativi sekarang milik siapa?

(ir/qom)

Tag Terpopuler