42 BUMN Jalin Sinergi

42 BUMN Jalin Sinergi

- detikFinance
Jumat, 13 Apr 2007 21:15 WIB
Jakarta - Sebanyak 42 BUMN menandatangani nota kesepahaman (MoU) kerjasama. Dengan komitmen bersama ini, diharapkan belanja modal (Capital Expenditure/capex) sebesar Rp 114 triliun akan tercapai pada tahun 2007 dan juga Rp 150 triliun pada tahun 2008.Nota kesepahaman diteken dalam malam kebersamaan keluarga besar BUMN yang dihadiri oleh Direksi 42 BUMN dalam rangkaian BUMN Forum di Jakarta Convention Center (JCC), Jumat (13/4/2007) malam.Ada 33 kerjasama yang ditandatangani para BUMN dan disaksikan Menneg BUMN Sugiharto, seperti: 1. Pertamina dan Angkasa Pura II dalam penyelenggaraan pengelolaan fasilitas pelayanan bahan bakar pesawat udara di bandar yang diselenggarakan oleh PT Angkasa Pura II. 2. Pertamina dan PLN dalam penyelesaian jual beli BBM.3. Pertamina dan Aneka Tambang dalam penyelesaian jual beli BBM.4. PT Perkebunan Nusantara (PT PN) XI dengan BRI dalam rangka pembiayaan program revitalisasi dan investasi pabrik gula.5. Bank Mandiri dan PT PN IV dan PT PN XII kerjasama kemitraan, sinergi dalam rangka pengembangan perkebunan kelapa sawit untuk petani plasma.6. Pertamina dan Jasa Marga dalam rangka pengelolaan SPBU pada tempat istirahat dan pelayanan pada jalan tol.7. PT Pos Indonesia dan BTN dalam rangka program Bandung, program sponsor dan program Lanilla yang tersedia dalam layanan ATM Pos.8. PGN dan Telkom untuk kerjasama jaringan serat optik. Dalam sambutannya, Sugiharto mengatakan bahwa acara ini dimaksudkan untuk meningkatkan silaturahmi dan sinergi antar BUMN seperti yang telah dianjurkan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (BY).Sugiharto mengaku dirinya sangat senang karena semua bank BUMN berkomitmen untuk membiayai BUMN-BUMN lain guna tercapainya target capex tersebut. Sebagian besar capex memang digunakan untuk infrastruktur karena itu penting untuk menjalankan roda perekonomian negara. "Kita juga akan membuat project management monitoring system untuk memonitor proyek-proyek yang sedang dilakukan BUMN. Jadi tugas saya adalah untuk membangun, menyelesaikan masalah yang terjadi jika proyek tersendat," jelas Sugiharto.Sugiharto juga berharap BUMN-BUMN tersebut menyelesaikan Rekening Dana Investasi (RDI) dan Step Loan Agreement (SLA). "Jadi saya mengharapkan sekali penyelesaian RDI dan SLA akan selesai akhir tahun ini, agar BUMN bisa terlepas dari PMN dan kinerjanya semakin meningkat," pesannya.MoU pada malam kebersamaan ini adalah sebagai langkah untuk:Pertama untuk mencapai target BUMn 2007-2009. Antara lain, optimasi investasi dan peningkatan efisiensi. Kedua, program peningkatan kinerja BUMN sebesar 20 persen di tahun 2007Ketiga, kebijakan right sizing untuk peningkatan efektifitas dan efisiensi pembinaan BUMN serta rasionalisasi jumlah BUMN sehingga tercapai jumlah yang ideal. Sehingga BUMN kecil dapat menikmati peningkatan kinerja dengan kerjasama ini. (qom/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads