Pemimpin Negara-Negara Eropa Minta Wolfowitz Mundur
Minggu, 15 Apr 2007 16:40 WIB
Jakarta - Presiden Bank Dunia, Paul Wolfowitz, mulai kehilangan pendukungnya. Meski AS masih berada di belakangnya, pemimpin negara-negara Eropa ramai-ramai mengkritik skandal asmara Wolfowitz.Seperti dikutip AFP, Minggu (15/4/2007), Menteri Pembangunan Inggris, Hillary Benn mengatakan, skandal asmara Wolfowitz dengan Shaha Riza sudah merusak reputasi Bank Dunia. "Hal ini harusnya tidak terjadi," sesalnya."Bukan kredibilitas Bank Dunia yang terancam, tapi kredibilitas Wolfowitzlah yang terancam," tandas Menteri Ekonomi Swiss, Doris Leuthard.Tidak hanya pemimpin Eropa, Brasil juga turut bersuara soal kasus Wolfowitz. "Kita harus melihat apakah Wolfowitz bisa mempertahankan moralnya untuk memenuhi tugasnya," ujar Menteri Keuangan Brasil Guido Mantega. Meski didesak mundur, Wolfowitz masih mendapat dukungan dari AS. Beberapa negara di Afrika juga meminta Wolvowitz mempertahankan jabatannya."Dia telah membuat kami percaya diri," ujar N'Gandu Magande, Menkeu Zambia.Menkeu Jepang Koji Omi enggan berkomentar soal isu ini. Namun dia memuji kinerja Wolfowitz sebagai Presiden Bank DuniaNasib Wolfowitz sampai Minggu sore masih belum jelas. Dewan Eksekutif Bank Dunia masih membahas nasib eks Dubes Indonesia itu. Wolfowitz sendiri belum menunjukkan tanda-tanda bahwa dia akan mundur secara sukarela.
(ddn/nrl)











































