Revaluasi Aset Percantik Laporan Keuangan BUMN
Senin, 16 Apr 2007 17:08 WIB
Jakarta -
Revaluasi aset BUMN dari nilai buku menjadi nilai pasar atau nilai wajar akan mempercantik laporan keuangan perusahaan pelat merah itu.Hal tersebut disampaikan Dirjen Kekayaan Negara Depkeu, Hadiyanto di Gedung Depkeu, Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (16/4/2007). "Neraca BUMN akan lebih bagus karena dihitung berdasarkan nilai wajar dari sisi asetnya akan meningkat sehingga ada peningkatan perolehan tambahan kemampuan ekonomi," ujaranya.Dari revaluasi aset itu akan ada capital gain dan itu terkena pajak 10 persen. "BUMN kan subyek pajak," katanyaDitjen Pajak dan Kementrian BUMN saat ini tengah membahas rencana pemberian insentif pajak (PPh) bagi BUMN yang ingin melakukan revaluasi aset dari nilai buku menjadi nilai pasar.
(ir/qom)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































