BUMN Korban Lumpur Panas Bisa Klaim ke Lapindo

BUMN Korban Lumpur Panas Bisa Klaim ke Lapindo

- detikFinance
Selasa, 17 Apr 2007 11:08 WIB
Jakarta - BUMN-BUMN yang mengalami kerugian akibat semburan lumpur panas di Sidoarjo bisa mengajukan klaim ke Lapindo.Hal tersebut ditegaskan Menneg BUMN Sugiharto disela-sela acara ultah ke-44 Taspen di Kantor Pusat Taspen, Jalan Letjen Suprapto, Cempaka Putih, Jakarta, Selasa (17/4/2007). "Saya kira seluruh BUMN yang dirugikan atau terkena dampak atau opportunity loss, termasuk juga kerugian infrastruktur pada gilirannya akan meminta tanggungan kepada pihak yang bertanggung jawab dalam hal ini Lapindo karena kalau tidak itu kerugian negera," tutur Sugiharto.Dia mencontohkan BUMN yang terkena dampak lumpur panas Lapindo adalah PT Kereta Api (PT KA). Rel kereta yang melewati jalur Porong akan dihentikan operasionalnya karena lumpur sudah merendam rel dengan ketinggian paling rendah 26 centimeter."Jadi memang sudah tidak layak. PT KA sudah menghentikan kereta api," kata Sugiharto.Untuk mengatasi hal ini, PTKA akan meninggikan rel. Menurut Sugiharto, proses peninggian rel lebih murah ketimbang membuat jalur baru yang memutar."Lebih murah untuk dinaikkan dengan menggunakan batu coral karena hanya sepanjang beberapa meter ketimbang muter-muter rute yang memakan waktu 5 jam yang tidak ekonomis," terang Sugiharto.Untuk meninggikan rel itu, PTKA lanjut Sugiharto, hanya membutuhkan dana beberapa ratus juta untuk beberapa ratus meter rel."Itu bisa ditalangi dulu oleh PTKA nanti kita klaim ke Lapindo," ujar Sugiharto.Rel kereta api Porong harus direhabilitasi karena merupakan jalur distribusi baik untuk minyak ataupun angkutan penumpang. "Jadi tanggap daruratnya saya kira dengan normalisasi jalan ditinggikan," kata Sugiharto. (ir/qom)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads