Pemerintah Minta Freeport Selesaikan Mogok Karyawan
Rabu, 18 Apr 2007 17:18 WIB
Jakarta - Pemerintah mendesak manajemen PT Freeport Indonesia (PT FI) untuk segera menyelesaikan perselisihannya dengan warga Timika, Papua secara korporat. Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro menyatakan, jika persoalan ini tidak segera diselesaikan, bisa menghambat produksi Freeport yang kini menjadi salah satu yang terbesar di dunia. "Kalau berkepanjangan bisa mempengaruhi produksi, betul. Maka kami minta itu diselesaikan dengan baik secara korporat," ujar Purnomo di Hotel Aryaduta, Jakarta, Rabu (18/4/2007).Purnomo menambahkan, pemerintah menyerahkan sepenuhnya penyelesaian kasus ini pada manajemen Freeport. "Kan disini ada manajernya, si Armando itu. Saya kira ia cukup mewakili," tambah Purnomo yang mengaku sudah mendapat laporan soal aksi mogok di Freeport itu.Sekitar 3.000 karyawan PT Freeport Indonesia yang tergabung dalam Tonggoi Papua menggelar aksi demo menuntut persamaan gaji dengan karyawan pendatang. Rencananya, aksi akan digelar hingga 20 April mendatang. Purnomo meminta agar ada penyelidikan untuk mengetahui apakah aksi unjuk rasa tersebut memang murni keinginan warga Timika atau ada pihak lain yang memanfaatkan. "Kita juga lagi meneliti ini murni keinginan mereka atau bukan?" ujarnya.
(lih/qom)











































