Formula Harga Minyak Indonesia akan Disederhanakan
Kamis, 19 Apr 2007 15:32 WIB
Jakarta - Formula harga minyak Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) akan disederhanakan. Formula ICP yang saat ini dipakai, hanya akan bertahan hingga 1 Juli 2007. Hal ini disampaikan Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro usai membuka 'Demonstration System Evaluation of Coal Resources and Reserves in Indonesia' di Departemen ESDM, Jakarta, Kamis (19/4/2007). "Formula ICP belum akan berubah. Istilahnya kita akan roll over sampai 1 Juli 2007 ini," ujarnya.Selama ini formula ICP terdiri dari Asean Petroleum Price Index (APPI), Platts, dan Japan Rim. Sejak bulan Juni 2006 komposisi formula ICP adalah 5% untuk APPI, dan 47,5% untuk Japan Rim dan Platts. Purnomo menambahkan, pemerintah memang berencana merombak formula ICP agar lebih sederhana. Komponen formula yang dinilai kurang sensitif atau kurang berdampak banyak akan dievaluasi. "Akan kita lihat komponen mana yang tidak sensitif. Kalo sensitif kita teruskan, yang tidak sensitif toh tidak banyak merubah hasilnya. Formula ini akan disederhanakan," ujarnya.Namun sebelum melakukan perubahan tersebut, pemerintah akan terlebih dulu melakukan pembicaraan dan sosialisasi dengan para pembeli minyak dan gas dari Indonesia. Menurut Purnomo hal ini karena struktur pasar sekarang lebih dipengaruhi oleh para pembeli sehingga diperlukan sosialisasi terlebih dulu. Pertemuan antara penjual dan pembeli itu disebut Managers Meeting. "Karena struktur pasar sekarang itu untuk minyak dan gas adalah struktur yang buyers market. Artinya dominasi ada di buyer sehingga kita perlu bersama-sama sosialisasikan ke buyers," ujarnya.
(lih/qom)











































