Tender BBM PLN Tidak Batal
Kamis, 19 Apr 2007 18:54 WIB
Jakarta - Meski telah menandatangani MoU pembelian BBM dengan Pertamina, namun PLN belum akan membatalkan tender pengadaan BBM. PLN hanya akan menunda tender tesebut sampai ada kepastian dari Pertamina untuk memasok BBM yang dibutuhkan PLN. Hal ini disampaikan Direktur Utama PLN Eddie Widiono usai pelantikan Wakil Kepala BP Migas yang baru, Abdul Muin di kantor Departemen ESDM, Jakarta, Kamis (19/4/2007). "Belum diberhentikan. Kita tunda aja sebentar. Kita tunda sampai ada kepastian, kepastian dari Pertamina," ujarnya. Sebelumnya PLN sudah menandatangani MoU dengan Pertamina senilai Rp 40 triliun. Walau tidak menyebutkan jumlah, namun nilai itu dirasa cukup besar untuk memenuhi kebutuhan BBM PLN. Eddie menambahkan, tender tersebut belum diberhentikan karena MoU dengan Pertamina tidak menjamin bahwa Pertamina pasti akan menyediakan BBM yang diminta PLN. Menurutnya kepastian bisa didapat jika sudah ada kontrak diantara mereka. "Belum ada sesuatu yang tetap. Kontrak yang akan menentukan. Kita kan belum tanda tangan," tambahnya. Sementara itu Wakil Dirut Pertamina Iin Arifin Takhyan pada kesempatan yang sama menyatakan bahwa Pertamina siap memasok kebutuhan yang diminta PLN. "Sudah pasti, kalau kita maunya terus (memasok). Mau tahun ini atau tahun depan, tahun ini juga pasti!" tegasnya. Iin menambahkan, selama ini Pertamina sudah berpengalaman untuk memasok BBM ke PLN, jadi tak perlu ragu lagi. "Sebagian besar, hampir 90% kebutuhan PLN kan dipasok kita. Yang kemarin ditenderkan kan kecil," ujarnya semangat.
(lih/qom)











































