EPC 3 PLTU Diteken Mei

EPC 3 PLTU Diteken Mei

- detikFinance
Kamis, 19 Apr 2007 19:47 WIB
Jakarta - Penandatanganan engineering, procurement, and construction (EPC) 3 PLTU mundur. Ketiganya adalah PLTU Teluk Naga (Banten) 3x300 MW, PLTU Pacitan (Jatim) 2x300 MW, dan PLTU Pelabuhan Ratu (Jabar) 3x300 MW. Tandatangan EPC tersebut harusnya dilakukan bulan April ini, namun terpaksa diundur hingga Mei 2007. Hal ini disampaikan Dirut PLN Eddie Widiono usai pelantikan Wakil BP Migas yang baru, Abdul Muin di Departemen ESDM, Jakarta, Kamis (19/4/2007). "Pengumuman pemenang rencananya akhir bulan ini (april). Sampai tanda tangan EPC kira-kira dua minggu," ujarnya.Menurutnya, penandatanganan mundur karena banyak hal yang harus diklarifikasi dari hasil evaluasi yang kini masih diproses. "Mundur karena banyak yang harus diklarifikasi," ujarnya. Ketiga PLTU tersebut merupakan bagian dari proyek 10.000 MW yang terletak di Jawa. Pada Jumat minggu lalu (12/4/2007) PLN sudah membuka penawaran harga untuk ketiga PLTU tersebut. Perusahaan yang memasukkan penawaran harga untuk PLTU Teluk Naga adalah Dong Fang US$ 610,994 juta dan Rp 1,905 triliun dan Citic US$ 719,389 juta dan Rp 1,774 triliun dengan harga setelah diskon US$ 680,150 juta dan Rp 1,677 triliun. Untuk PLTU Pacitan, Dong Fang menawar US$ 416,672 juta dan Rp 1,242 triliun, Shanghai US$ 393,966 juta dan Rp 1,531 triliun, dan Harbin US$ 547,680 juta dan Rp 1,245 triliun. Sedang Pelabuhan Ratu adalah CMEC US$ 432,12 juta dolar dan Rp 3,444 triliun, Guang Xie US$ 607,015 juta dan Rp 2,429 triliun dengan diskon US$ 20,998 juta, dan Shanghai US$ 556,984 juta dan Rp 2,205 triliun. (lih/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads