Utang RI Berkurang Rp 16 Triliun

Tahun 2007

Utang RI Berkurang Rp 16 Triliun

- detikFinance
Jumat, 20 Apr 2007 11:06 WIB
Utang RI Berkurang Rp 16 Triliun
Jakarta - Stok utang luar negeri Indonesia terus menurun. Jika tahun 2006 tercatat stok utang sebesar Rp 566 triliun, maka pada tahun ini diperkirakan turun menjadi Rp 550 triliun.Hal tersebut disampaikan Menneg PPN/Kepala Bappenas Paskah Suzetta dalam jumpa pers penjelasan hasil 'Spring Meeting World Bank dan IMF' di kantornya Jalan Taman Surapati, Jakarta, Jumat (20/4/2007)."Stok utang luar negeri akan terus menurun asal jangan menambah lagi defisitnya," ujar Paskah.Dalam 3 tahun terkhir utang yang ditarik pemerintah lebih sedikit dari utang yang dibayar pemerintah."Tahun 2007 kita narik utang Rp 40 triliun, sementara kita bayar Rp 56 triliun, jadi stok akan terus menurun," ujarnya.Paskah menambahkan tahun 2007 dan 2008, defisit anggaran akan cukup besar untuk penanggulangan kemiskinan, bencana, pembangunan infrastruktur pendidikan, kesehatan.Tahun 2007 defisit anggaran akan mencapai 1,5 - 2 persen naik dibanding hasil pembahasan dengan DPR sebesar 1,1 persen. Untuk tahun 2008 pemerintah memproyeksikan defisit sebesar 1,7 persen PDB."Angka tersebut masih bisa berubah sesuai dengan hasil pembahasan dengan DPR," ujarnya.Pembiayaan defisit akan dilakukan melalui kombinasi yang semurah mungkin dengan risiko yang terjaga. Juga dengan pemanfaatan akses penerbitan obligasi di domestik dan internasional.Namun karena pasar masih terbatas dalam menyerap sisa kebutuhan defisit akan dibiayai dari program loan dari Bank Dunia, ADB dan Jepang. Sesuai APBN 2007 kebutuhan program loan sebesar US$ 1,75 miliar."Dari bank dunia minimal US$ 600 juta. Ini loan yang sudah disepakati dengan DPR dalam APBN 2007. Bukan pinjaman baru," ujarnya.Kebutuhan 2008 masih dihitung sesuai dengan optimalisasi perhitungan penerbitan obligasi dalam negeri dan internasional. "Jadi tidak melulu dari pinjaman," ujarnya. (ddn/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads