IKM Korban Banjir Dapat Rp 3,2 Miliar
Jumat, 20 Apr 2007 17:25 WIB
Jakarta - Untuk menggerakan industri kecil menengah (IKM) korban banjir, Departemen Perindustrian (Depperin) bersama lembaga swadaya masyarakat (LSM) Swisscontact memberikan bantuan modal kerja dan peralatan senilai Rp 3,2 miliar dan bantuan program.Bencana banjir tersebut telah merendam dan merusakan sentra IKM antara lain sentra konveksi, tahu tempe, dan mebel."Kerugian 55 sentra di Jakarta, Tangerang dan Bekasi mencapai Rp 8,67 miliar sedangkan yang terparah dan membutuhkan bantuan mesin peralatan dialami sentra IKM tahu tempe, mebel dan kusen di Cipulir dengan nilai Rp 6,7 miliar," kata Menperin Fahmi Idris, usai memberikan bantuan secara simbolis kepada IKM, di Depperin, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (20/4/2007).Dipaparkan Fahmi, bantuan yang akan diberikan Depperin berupa mesin peralatan kepada 142 unit usaha IKM konveksi dengan nilai Rp 1,420 miliar, 978 unit usaha IKM tahu tempe senilai Rp 1,406 miliar dan 52 unit usaha IKM mebel atau kayu kusen dengan nilai Rp 375 juta.Sementara Swisscontact akan memberikan bantuan mesin, program dan pelatihan kepada IKM konveksi untuk dapat segera berproduksi.Bantuan tersebut terdiri dari 2 tahap yaitu tahap pertama kegiatan penukaran mesin lama yang rusak dengan mesin yang baru. Pada tahap ini juga akan diberikan pelatihan untuk mereparasi mesin konveksi serta pemberian fasilitas modal kerja yang didukung BRI.Tahap kedua, Swisscontact akan memberikan pelatihan kewirausahaan dan desain produk serta pengembangan bisnis.
(hdi/qom)











































