BI: Utang Luar Negeri RI Terancam Over Exposure

BI: Utang Luar Negeri RI Terancam Over Exposure

- detikFinance
Senin, 23 Apr 2007 12:29 WIB
Jakarta - Bank Indonesia (BI) mulai cemas terhadap tingginya utang luar negeri Indonesia yang terus meningkat. Utang yang dilakukan pemerintah, swasta dan BUMN itu dikhawatirkan akan terjadi over exposure. Untuk itu BI menyarankan, agar dana-dana pinjaman dari luar negeri tersebut harus diawasai dan dimonitor secara baik.Demikian disampaikan Gubernur BI Burhanudin Abdullah usai rakortas mengenai sumber daya alam di Departemen Keuangan, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (23/4/2007)."Jangan sampai kita over exposure, terlalu banyak pinjam keluar akan mempengaruhi neraca pembayaran kita, juga akan mempengaruhi kredibilitas kita," ujarnya.Menurut Burhanudin, pinjaman-pinjaman dari luar negeri tersebut harus diatur sedemikian rupa dan disesuaikan dengan kemampuan perekonomian dalam negeri. "Karena itu tadi dibahas Keppres 39 tahun 1991 dan pembahasan masih dalam tahap sangat awal. Pertanyaannya apakah kita masih meneruskan tim itu (tim yang mengkoordinasi pengelolaan semua pinjaman komersial). Jadi tinggal masalah teknis saja," kata Burhanudin.Namun, Burhanudin mengatakan BI tidak akan melakukan pembatasan terhadap keluar masuknya dana asing."Tidak, tidak ada omongan seperti itu,"Berdasarkan data BI, posisi total pinjaman luar negeri Indonesia per Desember 2006 mencapai sekitar US$ 125,25 miliar atau Rp 1.146 triliun. Dari jumlah tersebut sekitar US$ 51 miliar merupakan pinjaman pihak swasta termasuk bank dan non bank. Sementara sisanya merupakan pinjaman luar negeri BUMN dan BUMD. (ard/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads