Sugiharto: Reshuffle Tak Ganggu Privatisasi BUMN
Senin, 23 Apr 2007 15:50 WIB
Jakarta - Pengumumkan reshuffle kabinet pada awal Mei ini tidak akan mengganggu rencana penjualan saham pemerintah (privatisasi) di beberapa BUMN. Hal tersebut disampaikan Menneg BUMN Sugiharto sebelum mengikuti rapat koordinasi Suramadu di Gedung Depkeu, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (23/4/2007). "Kita masih punya 8 bulan lagi, privatisasi harus dong," ujarnya singkat.Penjualan saham pemerintah di BUMN merupakan salah satu sumber pembiayaan defisit. Selain pembiayaan defisit, juga untuk program penyehatan BUMN. Ada beberapa BUMN yang akan dijual, antara lain PT Jasa Marga (Persero), PT BNI Tbk, dan PT Wijaya Karya Tbk dan beberapa BUMN lain.Ditargetkan pemerintah menerima sekitar Rp 3,3 triliun dari hasil penjualan BUMN. Setiap BUMN yang akan dijual harus melalui persetujuan Komite Privatisasi.
(ddn/ard)











































