Ditarget Pertumbuhan Ekspor 20%, Eksportir Nyerah

Ditarget Pertumbuhan Ekspor 20%, Eksportir Nyerah

- detikFinance
Senin, 23 Apr 2007 17:28 WIB
Jakarta - Gabungan Pengusaha Ekspor Indonesia (GPEI) pesimis target kenaikan ekspor 20 persen tahun 2007 akan tercapai. Banyak komoditi asal Indonesia yang diperkirakan tidak mampu mengejar target ekspor 20 persen."Kalau kita pengusaha selalu optimis tapi tidak semua komoditi bisa mencapai 20 persen," kata ketua GPEI Benny Soetrisno usai bertemu Wakil Presiden Jusuf Kalla di Istana Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (23/4/2007).Benny menjelaskan target itu dinilai terlalu tinggi. Menurutnya beberapa komoditi memang mampu melewati target kenaikan ekspor diatas 20 persen, misalnya CPO yang hingga kuartal pertama tahun ini mencatat pertumbuhan ekspor 40-60 persen. Namun ada pula komoditi yang sulit mencapai target itu seperti produk tekstil yang diperkirakan maksimal hanya bisa naik sekitar 12,5 persen. Untuk itu GPEI akan mengkaji target pertumbuhan ekspor sebesar 20 persen yang dicanangkan pemerintah dalam musyawarah nasional GPEI yang akan dilaksanakan 25 dan 26 April mendatang di Surabaya."Kita mengharapkan Menteri Perdagangan melakukan trade diplomacy untuk bisa menurunkan tariff barrier karena itu harus dilakukan melakui hubungan diplomatik," ujarnya.Sementara ketua Asiosiasi Industri Permebelan dan Kerajinan Indonesia (Asmindo) Ambar Tjahyono meminta pemerintah tidak hanya berpangku tangan ketika melempar target pertumbuhan 20 persen itu. "Ketika itu disampaikan, ada yang kaget ada yang bingung, para menteri juga bingung bagaimana mencapainya," ujarnya.Ambar meminta perwakilan pemerintah di luar negeri terutama konsulat jenderal harus lebih aktif mempromosikan dan memasarkan produk-produk IndonesiaHal lain yang disoroti Ambar adalah pemerintah perlu melibatkan peran swasta sebagai partner secara lebih adil. Ditambahkannya, untuk Asmindo target kenaikan ekspor tahun ini hanya akan tercapai 12,5 persen. (ard/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads