Warga Perum TAS Bebas Bunga Kredit Rumah
Senin, 23 Apr 2007 18:59 WIB
Jakarta - Untuk meringankan beban warga Perum Tanggulangin Anggun Sejahtera (TAS) yang terkena semburan lumpur panas Lapindo, pemerintah berencana menghapus bunga cicilan kredit pemilikan rumah (KPR). Hal tersebut disampaikan Menteri Sosial Bachtiar Chamsyah di Kantor Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Senin (23/4/2007)."Saya ingin supaya bunga itu (cicilan rumah yang terendam) tidak mereka bayar. Bunga tidak dibayar dan mereka tetap dapat 20 persen. Dia tidak boleh diganggu dulu. Saya menginginkan kalau warga dapat uang bisa membeli rumah," ujarnya.Supaya bunga kredit bisa dihapuskan, Mensos mengatakan dirinya akan berkoordinasi dengan Bank Indonesia (BI). Koordinasi dengan BI perlu dilakukan sehingga tidak ada aturan mengenai pemberian kredit perbankan yang dilanggar. "Prinsipnya, aturannya tentu tidak melanggar hukum. Nanti, BI bisa membuat surat kepada bank bersangkutan. Saya melihat bahwa dalam skema itu kalau kita kerjakan, bisa diselesaikan," ujarnya.Mensos berjanji dalam 2 minggu ini warga Perum TAS akan memperoleh kepastian mengenai masalah rumahnya yang terendam lumpur."Jadi, saya optimistis. Dalam 2 minggu, Insya Allah nampaknya masalah Perumtas sudah bisa terang. Kemudian,kalau sudah jelas skemanya tinggal realisasinya," ujarnya.
(lh/ddn)











































