RNI Batalkan Lagi Tender Raw Sugar Impor
Selasa, 24 Apr 2007 19:36 WIB
Jakarta - PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) kembali membatalkan tender pengadaan gula mentah (raw sugar) impor. Hal ini karena tawaran yang diajukan peserta tender lagi-lagi tidak memenuhi spesifikasi yang diinginkan."Dengan demikian RNI terpaksa harus melakukan tender ulang untuk kedua kalinya," kata Ketua Tim Pengadaan Raw Sugar PT RNI Agus Purnomo dalam siaran pers yang diterima detikFinance, Selasa (24/4/2007).RNI mengundang 16 perusahaan untuk mengikuti tender ulang kali ini, namun yang hadir hanya 8 perusahaan. Dari 8 perusahaan itu hanya dua yang mengajukan penawaran yakni Tate & Lyle International dan Cargill International, sementara 6 lainnya tidak memasukkan penawaran.Tate & Lyle mengajukan penawaran mendatangkan 8.600 ton gula dari Thailand masing-masing 6 ribu ton seharga US$ 273,88 CNF dengan kualitas ICUMSA 3.800 dan 2,6 ribu ton seharga US$ 273,88 CNF dengan kualitas 4.000. Sementara Cargill mengajukan tawaran mengimpor 12 ribu ton gula asal thailand seharga US$ 282,98 CNF dengan kualitas ICUMSA 1.200-5.000."Kami menginginkan gula mentah dengan ICUMSA dibawah 3 ribu dengan kadar abu 0,3 persen dan kadar air maksimum 0,4 persen. Dengan spesifikasi yang diajukan kedua perusahaan tersebut RNI berisiko mengalami kerugian," jelas Agus. Tender ulang rencananya akan dilaksanakan pada bulan Mei mendatang. Gula mentah yang ditenderkan disyaratkan dengan pembelian secara CNF dengan ICUMSA 1.200-2.500, kadar abu maksimum 0,3 persen dan kadar air maksimum 0,4 persen.Sebelumnya, dalam tender secara bersama dengan 3 importir terdaftar gula lainnya yakni PTPN IX, X, XI di Surabaya tanggal 18 April 2007, RNI memutuskan melakukan tender ulang karena juga gagal mendapatkan penawaran gula mentah yang disyaratkan.
(ard/ard)











































